Pada kesempatan itu, Wapres ikut melepas jalur hilir pertama hingga ketiga yang menjadi salah satu momen paling ditunggu dalam festival budaya tahunan tersebut, sekaligus menghadirkan kebanggaan bagi masyarakat Riau yang terus melestarikan Pacu Jalur sebagai warisan budaya dan perekat persaudaraan.
Gibran Rakabuming Raka telah menekankan bahwa Pacu Jalur tidak hanya bernilai sebagai olahraga tradisional, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong, solidaritas, serta ketangguhan masyarakat Riau.
“Pacu Jalur ini adalah warisan kebudayaan dan juga wajah ekonomi kreatif Riau yang harus kita jaga dan kita rawat.” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas hadirnya para tokoh nasional mulai dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Pariwisata, Menteri Kebudayaan, hingga pejabat daerah sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam mendukung keberlangsungan festival ini.
Gibran menilai keberlangsungan Pacu Jalur tidak hanya soal melestarikan sebuah tradisi, tetapi juga perlu dikelola secara baik agar mampu menarik lebih banyak wisatawan termasuk dari mancanegara.
“Kita jaga semua, kita jaga kebersihannya, kita perbaiki dari tahun ke tahun, biar bisa mengundang lebih banyak wisatawan lagi.” Gibran menegaskan.
Selanjutnya Gibran mendorong agar festival ini turut terhubung dengan potensi ekonomi lokal khususnya UMKM dan kuliner khas Riau, sehingga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia juga menyinggung fenomena tari aura farming yang belakangan viral dan berhasil mendongkrak popularitas Pacu Jalur hingga dikenal di tingkat internasional.
Ditambah tarian tersebut menjadi salah satu penampilan menarik ketika di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2025 lalu.
“Kami senang sekali tariannya sudah viral, sudah mendunia. Harapannya ke depan bisa kita rawat terus, ya, warisan kebudayaan ini.” ujarnya.
Sebelumnya Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana resmi membuka Festival Pacu Jalur 2025 yang berlangsung pada 20–24 Agustus.
Ia mengatakan bahwa festival ini telah berkembang menjadi ikon budaya sekaligus daya tarik wisata yang unggul.
“Kementerian Pariwisata akan terus mendukung peningkatan kualitasnya, baik melalui penguatan sumber daya manusia, pengembangan ekosistem event, maupun promosi ke pasar domestik dan internasional.” kata Widiyanti Putri Wardhana.
Penulis : Putri Endina Eka Cahyani