Salah satu momen yang mencuri perhatian publik adalah hadirnya kereta kencana Garuda Prabayaksa yang digunakan untuk mengarak bendera Merah Putih dalam kirab kenegaraan.
Tak banyak yang mengetahui bahwa kereta megah ini ternyata dibuat di Sleman, Yogyakarta.
Dibuat oleh perajin lokal, kereta ini dirancang dengan detail tinggi, memadukan sentuhan tradisional sekaligus nuansa modern.
Tak heran kalau tampilannya langsung jadi sorotan saat melintas di halaman Istana.
Nama Garuda Prabayaksa sendiri memiliki makna mendalam. Kata “Praba” berarti cahaya, sementara “Yaksa” berarti besar atau agung.
Jika digabungkan, Prabayaksa dimaknai sebagai cahaya yang agung, sebuah simbol yang menggambarkan kejayaan dan semangat bangsa Indonesia dalam menjaga kemerdekaan.
Secara visual, kereta ini tampil dengan warna biru tua yang dominan, termasuk pada bagian rodanya.
Warna tersebut memberi kesan anggun dan berwibawa, sejalan dengan fungsi kereta sebagai pengusung Sang Saka Merah Putih.
Detail warna yang serasi membuatnya tampak semakin berkelas di tengah kirab kenegaraan.
Keistimewaan lain terletak pada hiasan dua lambang Garuda Pancasila berwarna emas yang ditempatkan di masing-masing pintu kereta.
Perpaduan antara biru tua dan emas menghadirkan kesan elegan sekaligus sakral, menjadikan Garuda Prabayaksa bukan sekadar kendaraan upacara, melainkan juga simbol kebanggaan dan identitas bangsa.
Iringan Kirab melibatkan 145 pasukan berkuda serta 45 pasukan motoris dari Polisi Militer Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan Paspampres.
Sejumlah motoris bahkan menggunakan kendaraan listrik, dan 15 diantaranya personel Wanita TNI.
Tak berhenti di situ, kirab juga dimeriahkan oleh pasukan berbaju adat kerajaan Nusantara.
Mereka merupakan perwakilan dari seluruh komando daerah militer di Indonesia, menghadirkan suasana penuh warna dan menegaskan kekayaan budaya yang dimiliki bangsa.
Dengan perpaduan antara kemegahan kereta kencana, pasukan berkuda, motoris, dan barisan adat, kirab kenegaraan tahun ini benar-benar menjadi simbol persatuan dan keberagaman Indonesia.
Semua elemen tersebut seolah menegaskan pesan bahwa kemerdekaan adalah hasil dari kebersamaan, dan semangat itu harus terus terjaga.
Penulis: Adella Haviza
Editor : Bahana.