SLEMAN - Pegiat Jeep Merapi turut serta dalam aksi demonstrasi yang digelar di Bandung, Jawa Barat, kemarin (21/7). Mereka berharap larangan study tour yang dikeluarkan oleh Dedi Mulyadi lewat Surat Edaran Nomor 43/PK.03.03/KESRA bisa dicabut.
Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Barat Dardiri menjelaskan, larangan tersebut sangat berdampak pada sektor pariwisata. Termasuk di jeep merapi.
"Pengurangannya bisa sampai 60 persen karena memang banyak yang dari Jawa Barat," terangnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Dardiri mengatakan, Jeep Merapi sendiri mengirimkan anggota menggunakan dua bus. Ada pula yang menggunakan mobil pribadi.
"Ini bentuk dukungan saja pada rekan-rekan yang di Jawa Barat," katanya.
Baca Juga: Jika Eksepsi UGM Dikabulkan, Kasmudjo Akan Gugat Ijazah Jokowi ke Komisi Informasi
Dia berharap tidak lagi perlu dilakukan demo semacam ini. Dengan kata lain, surat edaran itu bisa ditinjau ulang.
"Mudah-mudahan bisa diubah. Saat ini masih belum ada kepastian," katanya. (del/zam)
Editor : Iwa Ikhwanudin