RADAR JOGJA - Viral, seorang guru SD membagikan video drama tali rafia, ibu-ibu booking tempat duduk untuk anaknya.
Padahal hari pertama masuk sekolah masih lima hari lagi.
Ibu itu menempatkan tas anaknya pada barisan tempat duduk paling depan.
Tak hanya itu, sang ibu pun mengikat tas tersebut dengan kursi menggunakan tali rafia.
Ibu itu tak rela anaknya mendapatkan tempat duduk di bagian belakang dan tempat duduk depan jatuh ke siswa lain.
Padahal sang guru berkali-kali sudah menjelaskan.
Bahwa, semua anak kebagian duduk di depan, karena saban minggu tempat duduk siswa di rolling.
"Bu, bu, padahal sistem kelas kita sudah rapi. Tempat duduk dirolling tiap minggu. Semua anak kebagian depan belakang, secara adil. Tapi ibu nggak paham terus," ungkap guru, dalam video TikTok yang dibagikan Yuyun Rahayu, lima hari lalu.
Sang guru pun hanya bisa tersenyum sembari mengelus dada, kagum dengan totalitas orang tua.
"Antara gemes, lucu, dan kagum sama totalitas orang tua," ujarnya.
Sontak video tersebut menuai reaksi warganet, mendapatkan 7,9 juta tayangan, 224 ribu like dan 12,3 ribu komentar.
Tak sedikit yang menilai bahwa tindakan yang dilakukan ibu itu berlebihan. Terlalu mencampuri urusan sekolah anaknya.
"Orgtua zaman skrg ikut campur banget yaa," tulis Andro.
"Zaman sekarang yg ngatur sekolah itu orang tua siswa ya," tulis Tukang Kebun sembari emotikon menangis.
Ada juga yang menilai bahwa posisi tempat duduk tidak berpengaruh pada prestasi anak.
"Gw sih ggk peduli, mau anak gw dduk dmna juga sama aja, yang penting duduk, sama naik kelas," tulis cahaya ero.
Meski demikian, ada juga warganet yang menyanyangkan tindakan sang guru memvideokan aksi orang tua siswa dan mengunggah ke media sosial tanpa di blur identitasnya.
Beberapa menyebut tindakan tersebut tidak dibenarkan dan kurang bijak, karena bisa berpengaruh pada mental sang ibu dan juga anak.
"Sebaiknya ditegur saja tanpa harus diunggah di medsos," ungkap salah seorang warganet lainnya.
Editor : Meitika Candra Lantiva