RADAR JOGJA - Nahas, seorang lansia di Kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, menjadi korban keganasan ular piton.
Nyawanya melayang, tubuhnya dimangsa ular berbadan 5 meter itu.
Melansir dari Instagram Cetul_22, korban Bernama La Noti.
Dia adalah seorang petani berusia 61 tahun.
Awalnya, pada Jumat (4/7/2025) korban berencana memberi makan ternaknya di kebun.
Sesaat kemudian korban dikabarkan hilang.
Setelah dilakukan pencarian, keesokan harinya, Sabtu (5/7/2025) pukul 15.40 WITA, warga menemukan ular piton di semak-semak tak jauh dari kebun milik korban.
Kemudian salah seorang warga curiga bahwa korban dimakan binatang buas tersebut.
Pasalnya warga menjumpai perut ular piton gemuk, habis menelan mangsanya.
Warga pun curiga hingga menangkap piton ramai-ramai dan membelah perutnya.
Ternyata dugaan warga benar. Saat dibelah, jasad korban ditemukan dalam perut piton.
Proses pembedahan perut piton direkam dan diunggah dan beredar di media sosial.
Baca Juga: Astra Honda Optimis Bawa CBR Dominasi ARRC Motegi
Warga yang ikut menyaksikan kejadian tersebut ikut tercengang.
Mereka tak menyangka, kakek La Noti meninggal dengan cara tragis.
"Terlihat kecil badannya.. tapi orang dewasa bisa ditelan," tulis akun Instagram 999.9unawan.
Beragam reaksi warganet, beberapa menyebutkan bahwa peristiwa ular memangsa manusia sering terjadi di Sulawesi.
Sehingga hal tersebut perlu menjadi perhatian bersama.
"Daerah Sulawesi sering kejadian.alangkah baiknya setiap ular gede dihutan didekat pemukiman dibunuh saja dari pada membahayakan manusia," tulis akun cpxcepax.
"Ngerii banget, nauzubillah," komen warganet lainnya.
Editor : Meitika Candra Lantiva