Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025: Panduan Tata Cara Pelaksaanaan Sholat Idul Adha Aebelum Melaksanakan Sholat Ied

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 5 Juni 2025 | 22:13 WIB
Ilustrasi kurban.
Ilustrasi kurban.

RADAR JOGJA - Pemerintah Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.

Hal itu berdasarkan hasil sidang isbat sepekan lalu yang memutuskan 1 Zulhijah 1446 Hijriah jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025.

Hari Raya Idul Adha merupakan hari raya yang diperingati umat muslim.

Idul Adha menjadi momentum berkorban dan berbagi.

Sekaligus memperingati peristiwa kurban alam kisah nabi.

Ketika Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya Ismail sebagai wujud kepatuhan kepada Allah SWT.

Melihat kesungguhan mereka, maka Allah gantikan dengan domba sebagai hewan kurban.

Selain domba, macam-macam hewan yang dikurbankan, antara lain, unta, sapi, kambing dan kerbau.

Sebelum penyembelihan hewan kurban dilakukan lebih dulu melaksanakan Sholat Ied.

Sholat Ied Idul Adha

Melansir dari laman nu.or.id, sholat sunah Idul Adha dilaksanakan di masjid, mushola maupun ruang terbuka secara berjamaah. 

Sholat Ied dilaksanakan 2 rakaat dan terdapat khutbah setelahnya.

"Namun, bila terlambat datang atau mengalami halangan lain, (Sholat Idul Adha, Red) boleh dilakukan secara sendiri-sendiri (munfarid) di rumah ketimbang tidak sama sekali," tulis Ustadz H Mahbib Khoiron dalam artikelnya berjudul Tata Cara Shalat Idul Adha dikutip NU Online pada Rabu (4/6/2025).

Tata Pelaksanaan Sholat Idul Adha

- Shalat Idul Adha tidak didahului dengan azan maupun iqomah.

- Takbir berbeda dengan jumlah pada umumnya. pada rakaat pertama jumlahnya 7 kali takbir.

Dilanjutkan dengan ruku' sujud, duduk di antara dua sujud dan kembali berdiri.

Pada takbir rakaat kedua, dilakukan sebanyak lima kali.

kemudian ruku' sujud, duduk di antara dua sujud dan salam.

1. Membaca Niat Sholat Idul Adha

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــالَى

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena ta'ala."


2. Takbir

Ketika takbir, dan setelah membaca doa iftitah, di antara takbir-takbir itu dianjurkan membaca 

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

 Artinya: “Allah Mahabesar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Mahasuci Allah, baik waktu pagi dan petang.”

Atau bisa juga membaca bacaan berikut.

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya, “Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar.”

3. Membaca Surat Al-Fatihah

4. Melanjutkan Rakaat Kedua

5. Salam

5. Menyimak Khutbah

Menyimak khutbah sangat disarankan bagi mereka yang melaksanakan sholat berjamaah. 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#hari raya #terlambat datang #Tata Pelaksanaan Sholat Idul Adha #takbir #Sholat Idul Adha #idul adha #niat sholat idul adha #rakaat #Sholat Ied