Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menkes Jelaskan Mengapa Vaksin TBC Penting, Ungkap Sampai Dipanggil Wapres Gibran Rakabuming Raka

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 17 Mei 2025 | 18:21 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (baju biru).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (baju biru).

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI yang digelar di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada (14/5). (Sumber: Youtube/@TVRPARLEMEN)

RADAR JOGJA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya vaksin tuberkulosis (TBC) untuk menyelamatkan nyawa masyarakat Indonesia.

Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI pada (14/5/2025), dalam membahas strategi kesehatan nasional, termasuk penanggulangan TBC yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

“Kalau kita bisa dapat vaksin ini duluan, orang yang disuntik itu nanti jadi kebal,” kata Menkes.

Ia menjelaskan, Indonesia berupaya keras agar bisa ikut serta dalam uji klinis vaksin TBC internasional, yang tidak hanya memberi akses lebih cepat terhadap vaksin, tetapi juga kesempatan untuk memproduksi vaksin di dalam negeri melalui transfer teknologi.

“Kalau dia jadi dan berhasil, kita akan mendapatkan prioritas untuk bisa teknologi transfer dan bikin vaksinnya di sini,” ujarnya.

Sebelumnya, Menkes menyampaikan, Indonesia sempat tidak masuk dalam daftar negara yang dianggap memenuhi syarat (eligible country) untuk terlibat dalam uji klinis internasional.

Namun, melalui lobi intensif dari Kementerian Kesehatan, Indonesia berhasil memperoleh kesempatan tersebut.

“Tujuannya apa? Supaya mengurangi kematian yang 100 ribu ini,” ujar Budi

Menkes menambahkan bahwa uji klinis vaksin TBC sudah mulai dijalankan sejak November 2024 oleh tim peneliti dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Harapannya bisa menunjukkan efektivitas vaksin sehingga dapat diproduksi massal mulai 2029.

Menkes menyatakan bahwa banyak kasus TBC yang tidak terdeteksi, bahkan di lingkungan dekat para pejabat negara.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru dipanggil oleh Wapres karena banyaknya kasus TBC yang ditemukan di sekitar lingkungan terdekatnya.

“Terus terang, tadi saya dipanggil Pak Wapres. Bilang banyak loh di lingkungan-lingkungan dekat-dekatnya aja banyak yang terkena TBC karena tidak terdeteksi,” kata Budi. (Fadel Muhammad)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Wapres Gibran Rakabuming Raka #gibran #tuberkulosis #Vaksin Tuberkulosis #Budi Gunadi Sadikin #Menteri Kesehatan #tbc #Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin #Menkes Jelaskan Mengapa Vaksin TBC Penting #vaksin tbc #menkes