Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hemat Budget Orang Tua, Kang Dedi Mulyadi Sarankan Acara Perpisahan dan Kelulusan Dilakukan secara Mandiri Tanpa Harus Libatkan Sekolah

Meitika Candra Lantiva • Senin, 28 April 2025 | 18:48 WIB
Dedi Mulyadi kumpulkan orang tua siswa yang keberatan terhadap acara wisuda SMA dirayakan di sekolah.
Dedi Mulyadi kumpulkan orang tua siswa yang keberatan terhadap acara wisuda SMA dirayakan di sekolah.

RADAR JOGJA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, kembali mengeluarkan kebijakan yang berfokus pada pengurangan beban ekonomi orang tua siswa.

Pasca melarang kegiatan study tour ke luar provinsi, kini ia mengimbau agar perpisahan atau kelulusan siswa dilakukan secara mandiri oleh siswa tanpa melibatkan sekolah atau guru.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Dedi, kegiatan perpisahan yang melibatkan biaya tinggi sering kali memberatkan orang tua, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

"Saya tidak melarang acara perpisahan atau kelulusan jika dilaksanakan dengan sederhana tetapi penuh kreativitas," ujarnya, seperti dikutip dalam akun TikTok pribadinya.

Ia menekankan bahwa perpisahan dapat dilakukan di lingkungan sekolah dengan menampilkan hiburan dari kreativitas siswa sendiri.

"Dananya silakan iuran seadanya dan dikelola oleh siswa dengan memanfaatkan sumber yang ada,"tambahnya di kutip dari Chanel YouTube Kang Dedi Mulyadi.

Dedi berharap, dengan pendekatan ini, siswa dapat menumbuhkan rasa gotong royong dan kreativitas, serta menghindari budaya konsumtif yang dapat merugikan keluarga.

Ia juga menegaskan bahwa kepala sekolah yang tetap mengadakan acara perpisahan mewah atau study tour akan ditindak secara tegas.

Kebijakan ini mendapat respons beragam dari masyarakat. Sebagian mendukung upaya pengurangan beban ekonomi, sementara yang lain merasa bahwa perpisahan adalah momen penting yang seharusnya dirayakan bersama.

Namun, Dedi menegaskan bahwa niatnya adalah untuk membangun karakter siswa dengan cara yang sederhana namun efektif.

Dengan kebijakan ini, Dedi Mulyadi berharap dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berfokus pada pengembangan karakter siswa, tanpa terbebani oleh biaya-biaya yang tidak perlu. (Anicetus Awur)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#acara Perpisahan dan Kelulusan #dedi mulyadi #kelulusan #perpisahan #Sekolah #Gubernur Jawa Barat #kang dedi mulyadi #mandiri