Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gubernur Jabar Diancam Dibunuh Saat Live YouTube: Dedi Mulyadi Anggap 'Risiko Pemimpin'

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 26 April 2025 | 19:53 WIB
Dedy Mulyadi saat dimintai keterangan soal ancaman pembunuhan.
Dedy Mulyadi saat dimintai keterangan soal ancaman pembunuhan.

RADAR JOGJA - Gubernur Jawa Barat Deiy Mulyadi menghadapi ancaman pembunuhan saat melakukan siaran langsung di kanal YouTube pribadinya, Senin malam (21/4/2025).

Ancaman tersebut muncul dari akun anonim bernama "Wowo" yang menuliskan komentar bernada kebencian dan ancaman di kolom live chat.

Menanggapi hal tersebut, Dedi menyatakan bahwa ancaman semacam itu merupakan bagian dari risiko seorang pemimpin.

"Kalau ada ancaman itu, ya risiko bagi seorang pemimpin. Kita lihat perkembangannya terlebih dahulu," ujar Dedi, sambil menambahkan bahwa ia akan lebih waspada ke depannya.

Sikap Dedi yang cenderung santai dan tidak segera melaporkan ancaman tersebut kepada pihak berwajib menuai kritik dari berbagai kalangan.

Polisi Jawa Barat menyatakan siap menyelidiki jika ada laporan resmi, namun hingga kini belum ada tindakan karena belum ada laporan yang masuk .​

Insiden ini mencerminkan meningkatnya ancaman terhadap pejabat publik dan jurnalis di Indonesia.

Human Rights Watch melaporkan bahwa serangan terhadap media dan jurnalis semakin meningkat, termasuk intimidasi dan kekerasan fisik.

Hal ini menunjukkan perlunya perlindungan yang lebih kuat untuk menjaga keselamatan pejabat dan mendukung demokrasi.​

Dalam konteks hukum, ancaman terhadap pejabat publik diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pasal 335 KUHP mengatur tentang perbuatan tidak menyenangkan, termasuk ancaman kekerasan, sementara Pasal 315 KUHP mengatur tentang penghinaan.

Baca Juga: Antisipasi Komplikasi Penyakit, Dinkes Sleman Selenggarakan CKG Bagi Pegawai OPD dengan 19 Parameter

Namun, penegakan hukum terhadap ancaman semacam ini sering kali terkendala oleh kurangnya laporan resmi dan sikap pasif dari pihak terkait.​

Ancaman terhadap Gubernur Dedi Mulyadi menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap pejabat publik dan kebebasan berekspresi di Indonesia.

Sikap proaktif dari aparat penegak hukum dan kesadaran masyarakat akan pentingnya melaporkan ancaman dapat membantu menjaga iklim demokrasi yang sehat dan aman bagi semua pihak. (Affan Yunas Hakim)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#dedi mulyadi #ancaman pembunuhan #Gubernur Jabar Diancam Dibunuh Saat Live YouTube #gubernur jabar #Risiko Pemimpin