Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku adalah seorang anggota TNI yang berpangkat Peltu.
Penembakan tragis yang menewaskan tiga polisi, termasuk Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, terjadi di kawasan Register 44 Negara Batin pada Senin sore, 17 Maret 2025.
Setelah kejadian, Polda Lampung dilaporkan telah berkoordinasi dengan POM TNI AD serta Danrem 043/Gatam.
Para petinggi Polda Lampung dan TNI pun telah mendatangi lokasi penggerebekan yang menyebabkan tewasnya tiga anggota kepolisian tersebut.
Baca Juga: Berikut Informasi THR ASN 2025, Cek Nominal dan Jadwal Pencairannya!
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa Polda Lampung segera melakukan langkah-langkah setelah insiden penembakan tersebut.
"Kami berupaya memberikan bantuan dan dukungan kepada Polsek Negara Batin dan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian," ungkap Kombes Yuni Iswandari.
Tak hanya itu, sebanyak 50 personel Satbrimob juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kampung Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan.
Ketiga polisi yang gugur dalam penggerebekan tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Lampung pada malam hari, 17 Maret 2025.
Mereka adalah Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, serta dua anggotanya, Bripka Petrus Apriyanto dan Bripda M Ghalib Surya Ganta.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Tapanuli Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, tampak sejumlah petinggi Polda menunggu kedatangan jenazah ketiga polisi yang gugur dalam menjalankan tugas mereka.
Pada Selasa dini hari, 18 Maret 2025, dilakukan autopsi terhadap ketiga jenazah tersebut.