Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tidak Hanya Sritex, Pabrik Sepatu yang Produksi Nike di Tangerang PHK Ribuan Karyawan, Ini Penyebabnya

Bahana. • Jumat, 7 Maret 2025 | 20:36 WIB
Ilustrasi PHK. (jawapos.com)
Ilustrasi PHK. (jawapos.com)

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kembali mengguncang Industri manufaktur Indonesia.

Setelah PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menutup operasionalnya, kini dua pabrik sepatu besar di Kabupaten Tangerang, yaitu PT Adis Dimension Footwear dan PT Victory Ching Luh, juga terpaksa melakukan PHK terhadap ribuan karyawan mereka.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Septo Kalnadi, mengungkapkan bahwa PT Adis Dimension Footwear telah memberhentikan 1.500 karyawan.

Sementara itu, PT Victory Ching Luh sedang dalam proses PHK terhadap sekitar 2.000 pekerja.

Septo menjelaskan bahwa meskipun PHK ini tidak disebabkan oleh Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang tinggi, namun penurunan permintaan dari pemegang merek menjadi faktor utama yang mempengaruhi keputusan tersebut.

"Order dari pemegang merek yang kurang, sehingga mereka tidak mendapatkan order. Tidak mendapatkan order, maka mereka harus mengurangi produksi, yang berujung pada PHK," ungkapnya.

PHK di kedua pabrik ini sudah dimulai sejak November 2024 hingga Januari 2025, dan hingga saat ini, perusahaan masih dalam proses penyelesaian pembayaran hak-hak karyawan yang terdampak.

Septo Kalnadi juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024, sekitar 12.000 karyawan di Provinsi Banten telah mengalami PHK. "Setiap hari ada saja perusahaan yang mengajukan izin PHK, dan totalnya mencapai sekitar 12.000 karyawan sepanjang 2024," tambahnya.

Penyebab Terjadinya PHK

Baca Juga: Presiden Prabowo Diskusi dengan Delapan Pengusaha Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta Bahas MBG hingga Danantara

Penurunan pesanan dari merek-merek besar, salah satunya Nike, menjadi penyebab utama terjadinya PHK massal ini.

PT Adis Dimension Footwear, yang sebelumnya memproduksi sepatu untuk Nike, harus mengurangi volume produksinya karena berkurangnya pesanan dari merek tersebut.

Ketidakpastian permintaan produk sepatu global, ditambah dengan melemahnya daya beli di beberapa negara tujuan ekspor, turut memperburuk situasi.

Selain itu, kondisi ekonomi global yang tidak stabil juga memberikan dampak pada industri manufaktur Indonesia.

Ketidakpastian pasar dan penurunan volume pesanan dari merek global menyebabkan pabrik-pabrik di Indonesia, termasuk yang ada di Tangerang, terpaksa menyesuaikan kapasitas produksi mereka.

Faktor Lain yang Mendorong PHK

Baca Juga: Ternyata Ini Asal Usul Motif Geblek Renteng Motif Khas Kulon Progo yang Kini Dilucuti dari Peredaran di Lingkungan Pemkab dan Ikonik Fasilitas Umum

Selain penurunan permintaan, ada beberapa faktor lain yang turut mempengaruhi terjadinya PHK massal di pabrik sepatu di Tangerang, antara lain:

Digitalisasi dan Otomatisasi Produksi

Perusahaan-perusahaan di sektor alas kaki kini semakin mengadopsi teknologi otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya produksi.

Peralihan ini mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manual, yang pada gilirannya menyebabkan pengurangan jumlah karyawan.

Kebijakan Bisnis Global

Beberapa merek internasional, seperti Nike dan Adidas, telah memindahkan sebagian besar produksi mereka ke negara dengan biaya produksi yang lebih rendah.

Strategi bisnis ini mengurangi pesanan untuk pabrik-pabrik mitra di Indonesia, termasuk di Tangerang.

Kondisi Keuangan Perusahaan

Beberapa perusahaan juga menghadapi kondisi keuangan yang tidak stabil.

Penurunan pendapatan akibat berkurangnya pesanan membuat perusahaan kesulitan mempertahankan jumlah karyawan yang besar.

Penulis: Abel Alma Putri

Editor : Bahana.
#karyawan #Nike #Sritex