RADAR JOGJA - Tabrakan beruntun terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2 pada Selasa (5/2/2025) malam, mengakibatkan kerugian besar bagi pengelola jalan tol serta para korban.
Insiden tragis ini menyebabkan kerusakan fasilitas tol, kendaraan yang terbakar, dan korban jiwa.
Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, mengungkapkan bahwa gardu tol di GT Ciawi mengalami kerusakan parah akibat kecelakaan ini.
"Akibat kejadian ini, tiga Gardu Tol Ciawi 2 mengalami kerusakan," kata Alvin dalam keterangannya pada Rabu (5/2/2025).
Selain kerusakan infrastruktur, enam kendaraan mengalami kerusakan berat.
"Satu truk dan dua unit Avanza terbakar, sementara dua Avanza lainnya serta satu Innova mengalami kerusakan parah akibat benturan hebat," jelas Alvin.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar GT Ciawi akibat insiden ini.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses evakuasi berlangsung," tambah Alvin.
Penyebab Kecelakaan dan Korban Jiwa
Kecelakaan maut ini diduga terjadi akibat truk yang mengangkut galon air mineral mengalami rem blong.
Truk kehilangan kendali dan menabrak lima mobil yang sedang mengantre di gardu tol.
Dampak dari kecelakaan ini sangat fatal, dengan delapan orang dilaporkan meninggal dunia dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka.
"Empat orang mengalami luka berat, sementara tujuh lainnya luka ringan. Di antara para korban terdapat petugas Customer Service Jasa Marga yang sedang bertugas di lapangan," ungkap Alvin.
Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan dan penanganan lebih lanjut.
Saat ini, Jasamarga telah menyerahkan penyelidikan penyebab kecelakaan sepenuhnya kepada pihak kepolisian guna memastikan faktor utama insiden tersebut dan langkah pencegahan ke depannya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya perawatan kendaraan, terutama bagi kendaraan berat yang melintasi jalur tol, guna menghindari insiden serupa di masa mendatang. (Adam Jourdi Alfayed)