Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Truk Tangki Bocor Tumpahkan Soda Api Seberat 20 Ton di Jalan Raya Bandung Barat-Purwakarta: Menelan Ratusan Korban dan Kendaraan Rusak

Izzatul Akmal Fikri • Rabu, 25 Desember 2024 | 19:54 WIB
Tumpahan soda api di Jalan Raya Bandung Barat-Purwakarta sebabkan ratusan korban dan kerusakan kendaraan.
Tumpahan soda api di Jalan Raya Bandung Barat-Purwakarta sebabkan ratusan korban dan kerusakan kendaraan.

RADAR JOGJA - Sebanyak 100 orang dilaporkan terluka akibat insiden bocornya truk pengangkut cairan kimia berbahaya, caustic soda atau soda api, di Jalan Raya Bandung Barat-Purwakarta pada Selasa (24/12/2024).

Cairan kimia tersebut tumpah dari sebuah mobil tangki berkapasitas 20 ton yang mengalami kebocoran, mengakibatkan gangguan serius bagi pengguna jalan.

Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto menjelaskan, lebih dari 100 orang mengalami luka ringan, sementara empat orang lainnya menderita luka bakar berat dan saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Tri juga mengungkapkan, sebanyak 150 kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengalami kerusakan akibat paparan cairan kimia yang bersifat korosif tersebut.

"Kami fokus pada penanganan korban, baik yang mengalami luka maupun kerugian materiel," ujar Tri.

Polisi menyebutkan bahwa truk tangki dengan nomor polisi D 9475 AF ini adalah milik CV Yasindo Multi Pratama, perusahaan distributor bahan kimia.

Truk tersebut dikemudikan oleh Wawan Gunawan dan memuat caustic soda dari PT Pindo Deli Karawang, produsen kertas kimia.

Kendaraan itu dalam perjalanan menuju gudang CV Yasindo Multi Pratama di Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Kapolsek Padalarang AKP Kusmawan menuturkan, saat melintas di wilayah Kampung Cikamuning, Kecamatan Padalarang, seorang pengendara motor menghentikan truk tersebut untuk memberitahukan adanya kebocoran tangki.

Sebelumnya, cairan kimia yang tumpah telah menyebabkan sekitar 100 pengendara mengalami iritasi mata, kulit gatal, serta kerusakan pada kendaraan mereka.

"Pengendara motor dan mobil yang terdampak melaporkan kerugian ke Unit Laka Polres Cimahi," ujar Kusmawan.

Polisi menyatakan telah memulai penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebocoran.

Sementara itu, pihak perusahaan pemilik truk dan cairan kimia tersebut telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab, termasuk memberikan ganti rugi kepada para korban yang terdampak.

Insiden ini menjadi peringatan serius akan pentingnya standar keselamatan dalam pengangkutan bahan kimia berbahaya.

Hingga kini, pihak berwenang terus mengupayakan penanganan agar jalan raya dapat kembali digunakan dengan aman oleh masyarakat.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#soda kaustik #soda api #Truk Tangki Bocor #cairan kimia #Tumpahan #bandung barat #kendaraan rusak #padalarang