Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral! Aksi 'Santri Jalanan Melawan' Tolak Pengunduran Diri Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden: Begini Reaksi Netizen

Tastabila Maika Warditya • Senin, 9 Desember 2024 | 18:07 WIB

Poster untuk menolak mundurnya Gus Miftah.
Poster untuk menolak mundurnya Gus Miftah.


RADAR JOGJA - Jagat media sosial kini tengah dihebohkan dengan beredarnya poster penolakan atas pengunduran diri Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden.

Poster bertajuk 'Santri Jalanan Melawan' ini viral dan memicu berbagai respons dari masyarakat dunia maya.

Sebelumnya Gus Miftah ini mengundurkan diri lantaran dirinya yang secara langsung mengolok penjual es teh di depan banyak orang, hal ini tentu memicu kegeraman netizen.

Gus Miftah pun mengundurkan diri dari utusan presiden. Namun tidak disangka, munculnya poster yang menolak pengunduran diri ini membuat netizen heran sekaligus marah.

Poster tersebut diunggah oleh sejumlah akun di media sosial, salah satunya akun X @titiknol_jogja.

Dalam unggahannya disebutkan, bahwa aksi demonstrasi ini akan digelar oleh Aliansi Santri Jalanan pada hari ini, Senin (9/12/2024), pukul 10.00 WIB, di Titik 0 Kilometer Yogyakarta.

Aksi ini bertujuan menyuarakan aspirasi bahwa Gus Miftah seharusnya tetap bertahan sebagai Utusan Khusus Presiden.

Aliansi tersebut dengan tegas menolak keputusan Gus Miftah yang secara sukarela mundur dari posisinya.

Poster ini pun menyuarakan seruan perlawanan agar Gus Miftah tetap melanjutkan perannya.

Kemunculan rencana aksi Santri Jalanan Melawan menuai reaksi keras dari warganet.

Banyak dari mereka merasa tidak setuju dengan aksi yang dianggap kurang relevan dan justru menimbulkan kontroversi baru.

Seorang warganet menuliskan komentar dengan nada heran, “Pak Miftah itu mengundurkan diri atas keinginan nya sendiri,,, kalo mau demo lgsung aja ke orangnya...Aneh...”.

Ada juga warganet yang mempertanyakan esensi aksi tersebut dengan menyebut, “Santri kok di jalan, yang di jalan itu polantas, dishub, satpol pp, seniman jalanan (mereka sendiri yg menamai), pedagang asongan, (ada juga) peminta-minta, dan anak punk.
Kalo santri jalanan, rasanya baru denger. Lho yo iki opo menéh., rek...”.

Tidak sedikit juga komentar bernada sindiran terkait nama santri jalanan yang dianggap kurang sesuai.

Salah satu pengguna media sosial menulis, “Sori santri, are u okay? Emang gk ada tokoh panutan di Jogja sebagai kiyai yg real kah??”.

Beberapa warganet lainnya bahkan mengomentari hal-hal yang lebih teknis. “Let's see. Dan lihat apakah waktu dhuhur datang mereka berbondong-bondong cari tempat buat sholat atau stay disana”.

Aksi ini pun menjadi sorotan karena dianggap kontroversial.

Sebagian besar warganet justru menilai langkah ini kurang tepat, mengingat keputusan mundur tersebut adalah keinginan pribadi Gus Miftah sendiri.

Sementara itu, Gus Miftah belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi ini.

Namun, berbagai tanggapan yang muncul di media sosial menunjukkan bahwa warganet memiliki pandangan beragam terhadap aksi yang direncanakan di pusat kota Jogja ini.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#santri jalanan melawan #Viral #Utusan Khusus Presiden #Miftah Maulana Habiburrahman #Tolak Pengunduran Diri Gus Miftah #Gus Miftah