RADAR JOGJA – Diduga mengalami rem bong, truk tronton menabrak bangunan dan warga di Jalan Prof Hamka, Desa Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.
Pada pukul 17.15 WIB, Kamis (21/11/2024).
Video pasca terjadinya kecelakaan yang menewaskan dua orang sempat beredar di sosial media.
Dalam kecelakaan yang melibatkan Truk Tronton, Motor, dan Mobil, memporak-porandakkan lalu lintas jalan saat itu.
Dalam video yang di posting akun @kegblgnunfaedh di X, memperlihatkan suasana jalan yang tidak kondusif, korban terbaring di pinggir jalan, bahkan truk yang terperosok kedalam toko.
Beberapa korban terlihat tidak sadarkan diri dan ada yang sedang di evakuasi.
Tragedi kecelakaan tersebut menjadi perhatian warga sekitar, pasalnya di jalan itu telah diberikan palang informasi terkait Truk MST lebih dari 8 Ton dilarang masuk kecuali pada Jam 23.00 – 04.00 WIB.
“Truk muat aki gs, udah dua kali ini laka daerah Silayur yang dulu depan perum PP, padahal ada aturan truk tonase 8 Ton up hanya boleh melintas pukul 23.00–04.00 WIB tapi ya bolak-balik dilanggar. Padahal udah berkali-kali laka truk rem blong di Silayur, Ngaliyan,” kata akun @Yoyok_Cy.
Truk bernomor B 9674 KXS dengan muatan aki menabrak depan toko, mengakibatkan 2 orang meninggal dan 3 orang luka berat.
Sementara itu, menurut saksi mata di TKP sekaligus Pemilik warung martabak, truk menghantam sejumlah toko dan menabrak lima motor didepan warungnya.
Rendi Dimas Maulana Pemilik warung martabak.
“Warung saya ketabrak, termasuk lim motor di depan warung juga ikut tertabrak. Beruntung kendaran saya aman, dan teman-teman saya selamat semua,” ujarnya.
Terlalu sering menjadi lokasi terjadinya kecelakaan, warganet menanyakan perihal SOP Maintenance truk.
Seperti yang diungkapkan akun @Lifeofbeingmama.
“Sering banget kejadian rem blong kayak gini. Perusahaannya ga ada SOP Maintenance truk kah? Ini sih termasuk kelalaian,” tulisnya.
“Innalilahi wa innailaihi rajiun, musibah ga ada yang tau, tapi itu sopnya gimana sih ya Allah,” tulis akun @Arti_SebuahRasa. (Erni Ayu Utami)