Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wujudkan Target Swasembada Pangan 2028, Polres Purworejo dan Desa Kalimiru Sinergi Dukung Program Ketahanan Pangan

Jihan Aron Vahera • Rabu, 6 November 2024 | 05:01 WIB

 

Olah tanah dan tanam padi di Desa Kalimiru, Bayan, Purworejo untuk mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Selasa  (5/11).
Olah tanah dan tanam padi di Desa Kalimiru, Bayan, Purworejo untuk mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Selasa (5/11).

 

 

 

PURWOREJO - Polres Purworejo bersama Pemdes Kalimiru, Bayan, bersinergi mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Program itu untuk mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan 2028.

Komitmen ini ditandai dengan kegiatan olah tanah dan tanam padi di Desa Kalimiru, Bayan, kemarin (5/11). Kegiatan dihadiri unsur Pemkab Purworejo, Kodim 0708, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri Purworejo. Para pejabat Forkopimda Purworejo bersama-sama turun langsung untuk mengolah tanah dan menanam padi di sawah milik warga.

Kapolres Purworejo AKBP Edy Bagus Sumantri menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri dalam mengimplementasikan Asta Cita Presiden. Yaitu kepolisian ikut serta dalam hal ketahanan pangan. "Tadi kami secara simbolis sudah melaksanakan tanam benih padi, memupuk tanaman, dan mentraktor lahan sawah," ujarnya Selasa (5/11).

Untuk mensupport ketahanan pangan, kata Edy, Polres Purworejo juga memberikan bantuan berupa bibit padi jenis Impari 32 untuk 212 hektar sawah di Desa Kalimiru. Kemudian juga memberikan bantuan pupuk organik satu ton kepada petani di Desa Kalimiru.

Kades Kalimiru Agung Yuli Priatmoko berterima kasih kepada Polres Purworejo yang telah mendukung dan bersinergi untuk mengantisipasi krisis pangan akibat cuaca yang tak pasti. "Kami berharap, dengan sinergi ini bisa mewujudkan target swasembada pangan 2028," sebutnya.

Dikatakan, petani di desanya sangat kompak untuk mengoptimalkan lahan pertanian. Yaitu, sebagai upaya untuk mencegah krisis pangan dan alih fungsi lahan. "Kami menerapkan slogan 'tidur orangnya, jangan tidur lahannya'. Jadi, lahan pertanian harus tetap produktif dengan bermacam-macam komoditas pertanian," bebernya.

Sementara, Pjs Bupati Purworejo Endi Faiz Effendi yang juga turun langsung dalam kegiatan ini mengaku senang karena bisa merasakan menjadi seorang petani. "Saya bisa merasakan bagaimana susahnya petani menggarap tanah, menanam padi, dan mentraktor sawahnya," ujarnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kebumen Dapat Mobil Baru Maksimal 2.500 CC, Wakil Ketua Tak Lebih dari 2.000 CC

Menurut Endi, kegiatan ini merupakan langkah yang baik karena Polres Purworejo bisa mengimplementasikan Asta Cita Presiden RI. "Kabupaten Purworejo merupakan lumbung pangan, harus selalu kita dukung," ungkapnya.

Disebutkan, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari upaya untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan bukan hanya menyediakan bahan pangan, tetapi mencakup kualitas, keberlanjutan, serta aksesibilitasnya bagi masyarakat. (han/laz)

 

Editor : Din Miftahudin
#pangan #Polres Purworejo #Prabowo Gibran #Swasemba beras #Purworejo