Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

TPPS Diminta Lakukan Pendampingan untuk Percepat Penurunan Stunting, Ini Instruksi Pj Bupati Purworejo

Jihan Aron Vahera • Jumat, 1 November 2024 | 01:20 WIB

.

 

 

Rakor rutin TPPS tingkat Kabupaten Purworejo untuk membahas penanganan stunting.
Rakor rutin TPPS tingkat Kabupaten Purworejo untuk membahas penanganan stunting.

 

PURWOREJO - Pjs Bupati Purworejo Endi Faiz Effendi meminta agar tim percepatan penurunan stunting (TPPS) di Kabupaten Purworejo untuk terus melakukan percepatan penurunan stunting. Yaitu, dengan upaya pendampingan terpadu dan evaluasi terpadu.

Dia mengatakan, penanganan stunting menjadi salah satu tugasnya, selain memastikan suksesnya pelaksanaan Pilkada 2024 . Menurutnya, prevalensi stunting secara nasional dalam kurun waktu dua tahun terakhir mengalami penurunan dari 21,6 persen pada 2022 menjadi 21,5 persen pada 2023.

Demikian juga untuk Kabupaten Purworejo mengalami penurunan dari 21,3 persen pada 2022 menjadi 20,6 persen pada 2023. Meski begitu, terjadi pelambatan penurunan di 2023, sehingga diperlukan upaya yang lebih dari biasanya, agar dapat mengejar ketertinggalan gap sebesar 7,5 persen pada akhir RPJMN 2020-2024. “Agar prevalensi stunting menjadi 14 persen," ujarnya, kemarin (31/10).

Untuk itu, dia berharap TPPS Kabupaten Purworejo terus melakukan upaya pendampingan terpadu dan evaluasi terpadu. Selain itu, mengidentifikasi dan memberikan dukungan kebijakan serta pendampingan untuk percepatan pencapaian target penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Purworejo.

Dari kegiatan penurunan stunting di Kabupaten Purworejo, kata Endi, ada beberapa hal yang perlu perbaikan. Antara lain, penguatan kelembagaan dan perencanaan penganggaran yang tepat sasaran pada tingkat keluarga, serta penekanan pada upaya pencegahan stunting baru.

Selain itu, harus memastikan intervensi yang tepat hingga pada kelompok sasaran, penguatan untuk edukasi secara masif dan komprehensif pada kelompok sasaran. "Juga peningkatan dukungan dari mitra untuk sinergitas upaya percepatan penurunan stunting di seluruh tingkatan," sebut dia.

TPPS Kabupaten Purworejo sebagai pelaksana langsung dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting, dapat terus melakukan monitoring dan evaluasi. Yakni, untuk melihat berbagai upaya strategis dan inovasi yang dilakukan selama ini dalam akselerasi capaian target stunting 2024.

Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Purworejo Ahmat Jainudin mengungkapkan, target penurunan angka stunting Purworejo di 2024 menjadi 18,7 persen dari 20,6 persen di 2023.

Untuk terus memantau perkembangan penanganan stunting di Kabupaten Purworejo, TPPS tingkat kabupaten rutin melaksanakan rapat koordinasi yang bertujuan untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting Kabupaten Purworejo.

Selasa (29/10) lalu, Dinsosdaldukkb Purworejo melakukan rakor TPPS tingkat kabupaten. Dalam rakor tersebut juga dideklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi.Selain itu, membangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi. Harapannya, dengan upaya yang berkesinambungan, dapat mencapai target penurunan stunting yang signifikan. (han)

 

Editor : Din Miftahudin
#Penurunan Angka Balita Stunting #Stunting #penurunan #Pj Bupati #Purworejo