Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral! Video Pembagian Bantuan Gizi Ibu Hamil di Bandung Tuai Kontroversi, Begini Klarifikasi Sang Ibu

Tastabila Maika Warditya • Selasa, 8 Oktober 2024 | 22:14 WIB
Panitia pembagian bantuan gizi ibu hamil ambil lagi bansos telur usai difoto.
Panitia pembagian bantuan gizi ibu hamil ambil lagi bansos telur usai difoto.

RADAR JOGJA - Sebuah video yang memperlihatkan momen pembagian bantuan gizi bagi ibu hamil mendadak viral di media sosial.

Peristiwa yang terjadi di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung ini memicu banyak perbincangan di kalangan netizen.

Dalam video yang beredar luas, tampak seorang ibu hamil memegang telur, namun yang kemudian memicu kontroversi adalah dugaan bahwa ibu tersebut tidak diizinkan membawa pulang telur itu oleh petugas posyandu yang hadir di lokasi.

Reaksi masyarakat yang menyaksikan video tersebut pun beragam, menimbulkan spekulasi tentang ketidakadilan dalam pembagian bantuan.

Namun, Intan, pengunggah video sekaligus penerima bantuan, akhirnya memberikan klarifikasi.

Melalui penjelasan yang ia sampaikan, Intan mengungkapkan bahwa video yang diambil oleh suaminya tersebut diambil saat dirinya mengikuti pembagian bantuan gizi.

Menurut Intan, sebenarnya terjadi kesalahpahaman dalam kegiatan tersebut.

Bantuan telur yang dilihat di video sudah dibagikan oleh petugas pada Agustus 2024 karena khawatir telur akan busuk jika disimpan terlalu lama.

Intan juga menambahkan bahwa telur yang ia terima dalam video tersebut adalah bagian dari bantuan tahap kedua, bukan bagian dari pembagian sebelumnya.

Dengan kesadaran penuh, Intan dan suaminya meminta maaf atas kekeliruan ini, menyadari bahwa suaminya itu sempat salah paham mengenai sistem pembagian dua tahap yang diterapkan.

Meskipun klarifikasi telah diberikan, reaksi netizen tetap bervariasi.

Beberapa mempercayai penjelasan suaminya, sementara yang lainnya merasa butuh lebih banyak bukti, khawatir klarifikasi tersebut hanyalah hasil tekanan atau suruhan pihak tertentu.

Kejadian ini tentu menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya sosialisasi yang lebih mendalam terkait sistem pembagian bantuan.

Banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme penyaluran dua tahap ini, sehingga mengira bahwa telur yang dipegang oleh ibu hamil dalam video merupakan bantuan baru yang tak diberikan sepenuhnya.

Diharapkan, klarifikasi yang disampaikan Intan dapat meredakan kesalahpahaman yang telah menyebar di media sosial dan memberikan pemahaman lebih baik kepada masyarakat.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pembagian bantuan #Viral #petugas posyandu #Stunting #bandung #bansos #bantuan gizi #ibu hamil #telur