RADAR JOGJA - Sebuah sejarah di dunia olahraga motor, Dorna Sports, penyelenggara resmi MotoGP, bekerja sama dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) akan membangun museum MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
Museum ini akan menjadi yang pertama di dunia yang mengabadikan sejarah dan perkembangan ajang balap motor terpopuler tersebut, sekaligus menjadi magnet wisata baru di kawasan Mandalika.
Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports, menyatakan bahwa kerja sama dengan ITDC adalah langkah strategis untuk semakin mempopulerkan MotoGP di Asia, khususnya di Indonesia yang menjadi salah satu pasar terbesar bagi olahraga ini.
"Kami sangat bangga bisa bekerja sama dengan ITDC dalam proyek ini. Indonesia merupakan salah satu negara dengan basis penggemar MotoGP terbesar, dan dengan museum ini, kami berharap dapat memperkuat koneksi antara MotoGP dan para penggemarnya," ungkap Carmelo Ezpeleta dihimpun dari laman MotorGP.
Proyek pembangunan museum ini diharapkan semakin mendongkrak popularitas kawasan Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga sekaligus menambah daya tarik bagi para turis domestik maupun internasional.
Pembangunan berjalan lancar sudah hampir 97 persen dapat dilihat dari dari semua rangka rangka bangunan dan lanjut proses penyelsaian.
Direktur ITDC Ari Respati mengungkapkan museum MotoGP yang terletak di sebelah utara tribun VIP Deluxe ini memiliki luas sekitar 400 meter persegi.
Museum tersebut akan ditetapkan secara permanen sebagai tempat yang menyimpan sejarah balap motor dunia.
“ Ini bukan hanya untuk periode MotoGP saja, tetapi akan menjadi museum permanen. Kami akan membangun, dan ke depannya, Dorna bersama Pertamina juga akan mendirikan gedung yang mengisahkan sejarah MotoGP."
Museum tersebut akan diresmikan pada 27 September 2024, sehari sebelum balapan resmi di Sirkuit Mandalika digelar.
Berada di lokasi strategis dalam area sirkuit, museum ini akan menjadi bagian penting dari sejarah dunia balap motor. (M. Akmaluddin Fahmi)
Editor : Meitika Candra Lantiva