Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Miris, 5 Remaja Putri Ini Lakukan Pembullyan Kepada Siswi Di Kota Jambi Hingga Disundut Rokok, Akhirnya Berakhir Begini!

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 20 September 2024 | 23:39 WIB
Ilustrasi pembullyan.
Ilustrasi pembullyan.

RADAR JOGJA – Sebuah video yang menampilkan aksi perundungan terhadap seorang siswi SMP di Kota Jambi viral di media sosial, memicu kemarahan publik.

Dalam video tersebut, terlihat korban yang merupakan siswi berusia sekitar 14 tahun, mengalami kekerasan dari lima pelaku yang diduga teman-teman sekelasnya.

Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus perundungan di kalangan pelajar yang menjadi sorotan di berbagai wilayah Indonesia.

Masyarakat dan aktivis perlindungan anak menyerukan agar sekolah-sekolah memperkuat program anti-perundungan dan memberikan perhatian lebih kepada kasus kekerasan di lingkungan pendidikan.

Terlihat ada 5 orang remaja putri termasuk korban dengan mengenakan pakaian berwarna hitam. Korban terlihat dijambak dan disekap oleh 4 orang temannya.

Para pelaku secara brutal menyundut rokok ke tubuh korban dan menyiramnya dengan minuman. Peristiwa itu diduga berlangsung selama beberapa menit, sementara korban terlihat tak berdaya melawan perlakuan kasar tersebut.

Setelah ditelusuri, pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi dengan nomor laporan LP/B/B28/IX/2024 di Polresta Jambi.

Faradillah, orang tua korban, menyatakan bahwa ia tidak bisa menerima anaknya diperlakukan kasar oleh sekelompok remaja perempuan.

Ia telah melaporkan insiden tersebut ke kantor polisi karena menganggap tindakan itu sangat tidak manusiawi.

“Kami ingin pelaku yang memukul anak kami itu harus dihukum, karenaanak kami disiksa seperti itu. Kami orang tua sendiri tidak pernah memukul,” ucapnya, Kamis (19/9/2024).

Peristiwa pembullyan pada siswi tersebut pada hari Sabtu. Namun orang tua korban baru tahu saat hari Selasa, itu pun karena ada keluarga yang tidak sengaja melihat adanya bukti bahwa korban telah dibully.

Baca Juga: Misteri Gedung Biru Kalimalang Bekasi, Penampakan Hantu Perempuan Banyak Dibicarakan Warga

“Itu kan ada video yang beredar dan kebetulan keluarga melihat sehingga dipanggil anak kami disuruh bilang baru lah mau bilang bahwa dia telah dianiaya oleh sekelompok perempuan,” ujarnya.

“Langsung kami keluarga membuat laporan ke polisi, kami berharap agar polisi bisa bertindak tegas agar tidak terjadi lagi hal yang serupa,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, bahwa oihaknya menerima laporan dugaan perundungan siswi SMP itu.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangai oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Jambi.

“Iya sudah masuk laporan ke PPA. Sementara masih proses penyelidikan,” ucapnya, Kamis (19/9/2024).

Eko Wahyudi menegaskan bahwa pihaknya akan menyelidiki kasus dugaan perundungan tersebut. Mereka akan segera memeriksa saksi-saksi serta korban.

“Besok Jumat (20/9/2024) kami akan lakukan pemeriksaan pelapor dan korban,” tutupnya. (Azka Fahreza Antoni Putra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#video #Kapolresta Jambi #pembullyan #Viral #teman sekelas #Laporan ke Polisi #kemarahan publik #kota jambi #kekerasan #aksi perundungan #remaja putri #pelaku #Unit PPA Satreskrim Polresta Jambi #siswi