RADAR JOGJA - Ada rencana besar terkait kepindahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, yang dijadwalkan akan dimulai pada bulan September mendatang.
Namun, rencana ini sangat bergantung pada kesiapan Bandara IKN yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang juga Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, kepindahan Presiden Jokowi akan dimulai jika landasan pacu bandara sudah dapat digunakan oleh pesawat kepresidenan, yaitu Boeing Business Jet (BBJ).
"Saat ini, panjang landasan pacu baru mencapai 1.100 meter, dan telah diuji coba bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Namun, agar bandara dapat berfungsi penuh untuk kepentingan kepresidenan, panjang landasan pacu harus mencapai 2.200 meter,” ujar Basuki.
Selain landasan pacu, persiapan bandara juga mencakup pengaturan lalu lintas udara (ATC) karena lokasi bandara yang berdekatan dengan Samarinda dan Balikpapan.
Basuki menambahkan bahwa cuaca di IKN belakangan ini kurang mendukung dengan seringnya terjadi hujan, yang dikhawatirkan dapat menghambat pembangunan.
Untuk mengantisipasi hal ini, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah disiapkan agar target pembangunan bandara dapat tercapai tepat waktu.
"Targetnya tanggal 3 atau 4 September nanti, panjang landasan pacu bisa mencapai 2.200 meter," bebernya.
Meski beberapa hari sebelumnya cuaca kurang bersahabat dengan gerimis dan hujan, TMC diharapkan bisa membantu memperpanjang cuaca yang mendukung, sehingga target dapat tercapai.
Jika target ini tercapai, kepindahan Presiden Jokowi ke IKN akan segera direalisasikan.
Selain persiapan bandara, kepindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN juga menjadi perhatian.
Menurut Basuki, hal ini bergantung pada keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, serta kesiapan hunian dan kantor di IKN.
Saat ini, dari 47 tower hunian ASN yang direncanakan, sudah ada 10 hingga 12 tower yang siap huni beserta perabotannya.
Sementara 14 tower lainnya sudah selesai dibangun. Semua tower ini ditargetkan selesai sesuai jadwal.
Basuki juga menjelaskan bahwa pembangunan sharing office setinggi dua hingga tiga lantai untuk empat Kementerian Koordinator yang membawahi kementerian atau lembaga terkait akan rampung secara bertahap pada September 2024.
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menambahkan, rencana awal kepindahan ASN memang dijadwalkan untuk bulan depan, tetapi Presiden Jokowi meminta agar pemindahan ASN ke IKN tidak dilakukan secara terburu-buru.
Presiden menekankan bahwa kepindahan ASN harus dilakukan ketika ekosistem di IKN sudah siap.
Meski demikian, Anas memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan skenario pemindahan ASN dan tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden Jokowi.
Diperkirakan, tahap awal pemindahan akan melibatkan sekitar 1.700 ASN.
Pemetaan skenario pemindahan ini sudah dilakukan, termasuk penempatan eselon I dan eselon II di Kementerian atau Lembaga terkait, dengan nama-nama yang sudah dipersiapkan bersama para Sekjen di Kementerian dan Lembaga (K/L).
Pemindahan ASN ini akan disesuaikan dengan kesiapan tempat yang telah disediakan oleh Otorita IKN, dan akan dilakukan secara bertahap sesuai arahan Presiden.
Editor : Winda Atika Ira Puspita