Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Desa Wisata Krebet di Bantul yang Masuk 50 Besar ADWI 2024: Terkenal dengan Batik Kayu Khas hingga Mendunia

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 23 Juli 2024 | 22:59 WIB

Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno ke Desa Krebet.
Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno ke Desa Krebet.


RADAR JOGJA - Desa Wisata Krebet, yang berlokasi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, menawarkan pengalaman berwisata yang unik dan berbeda.

Desa ini telah berhasil masuk ke dalam daftar 50 besar Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2024, mendapatkan apresiasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, atas pencapaian luar biasa tersebut.

Desa Krebet terkenal dengan kerajinan batik kayu yang khas, di mana para pengrajin lokal dengan keterampilan tinggi menciptakan berbagai produk seni dari kayu yang diwarnai menggunakan teknik batik tradisional.

Salah satu produk unggulan desa ini adalah topeng batik kayu, yang memiliki nilai seni tinggi dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Produk batik kayu dari Desa Krebet bahkan telah merambah pasar internasional dan menjadi souvenir resmi dalam berbagai event besar seperti G20 sejak tahun 2021.

Selain kerajinan batik kayu, Desa Krebet juga menawarkan berbagai daya tarik alam dan buatan yang memikat, seperti Air Terjun Jurang Pulosari dan Sendang Tirta Waluya, sebuah mata air tua yang kaya akan nilai sejarah.

Desa ini juga memiliki kekayaan seni dan budaya, dengan berbagai pertunjukan tradisional seperti Jathilan Tradisional Sri Mudha Budaya, Gajog Lesung, Merti Dusun Krebet, dan pagelaran wayang kulit.

Menteri Sandiaga Uno berharap Desa Wisata Krebet dapat mengikuti jejak Desa Nglanggeran yang telah diakui sebagai salah satu desa wisata terbaik dunia.

Dalam kunjungannya, ia menyoroti pengembangan pariwisata di Desa Krebet yang kini mencakup wisata alam dan buatan, serta inisiatif pariwisata hijau seperti bank sampah, sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan daya tarik wisata desa. (Izzatul Akmal Fikri)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pasar internasional #Desa Wisata Terbaik Dunia #Pengalaman berwisata #desa wisata krebet #kabupaten bantul #teknik batik tradisional #G20 #unik #produk seni #Anugerah Desa Wisata 2024 #batik kayu #souvenir