RADAR JOGJA - Museum Kereta Api Ambarawa adalah destinasi wisata yang menggabungkan hiburan dan edukasi, ideal bagi mereka yang ingin mempelajari sejarah perkeretaapian di Indonesia.
Dikenal juga sebagai Indonesia Railway Museum (IRM), museum ini memiliki sejarah yang penting.
Dahulu, lokasi ini adalah stasiun kereta api yang kemudian diubah menjadi museum setelah letusan Gunung Merapi merusak jalur kereta api Magelang-Yogyakarta.
Museum ini didirikan untuk melestarikan warisan budaya dan melindungi lokomotif uap peninggalan masa lampau di Indonesia.
Menurut laman web KAI Wisata, IRM menyajikan koleksi perkeretaapian dari era Hindia Belanda hingga pra-kemerdekaan RI, termasuk sarana, prasarana, dan perlengkapan administrasi.
Di dalam IRM, terdapat 26 lokomotif uap, 4 lokomotif diesel, 5 kereta, dan 6 gerbong dari berbagai daerah.
Selain itu, ada koleksi lain seperti timbangan, miniatur kereta, mesin pembuat rel, dan banyak lagi.
Pengunjung museum juga dapat menikmati perjalanan wisata menggunakan lokomotif uap dengan rute Ambarawa-Tuntang (PP).
Tempat ini juga menyediakan fasilitas untuk berswafoto dan bisa disewa untuk berbagai kegiatan seperti pameran, ruang pertemuan, pemotretan, dan pentas seni.
Harga tiket masuk museum ini sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 20.000. Museum buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00.
Lokasi museum ini berada di Jalan Stasiun No 1, Panjang Kidul, Panjang, Kec Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Ayo, ajak teman, keluarga, dan pasangan untuk berkunjung ke IRM dan nikmati wisata edukasi yang tak terlupakan. (Tastabila Maika Warditya)