RADAR JOGJA-Mengabadikan foto di saat sedang liburan, menjadi momen berharga bagi kebanyakan orang. Pasalnya dari foto yang sudah diambil tersebut, seseorang bisa selalu mengenang tempat yang pernah ia kunjungi untuk dilihat kembali di kemudian hari.
Namun, bagaimana jika dari foto yang sudah diambil malah justru menimbulkan kegaduhan bagi banyak orang. Seperti yang dialami oleh tiga wisatawan asing dari Belanda ini.
Ketiga wisatawan tersebut nekat berfoto di wisata Gunung Bromo dengan pose yang tidak senonoh. Fotonya tersebut pun langsung viral di media sosial.
Dalam foto yang beredar, mereka nampak berdiri di atas jeep, dengan menunjukkan bagian sensitif belakang tubuh mereka. Terlihat pula Gunung Bromo yang menjadi latar belakang foto mereka.
Menindaklanjuti foto tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar (BB) Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Septi Eka Wardhani mengatakan, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap ketiga wisatawan asing tersebut.
Bahkan, pihak BB TNBTS juga turut meminta keterangan dari pengemudi serta tour leader wisatawan asing tersebut.
“Mereka telah memberikan klarifikasi terhadap kejadian tersebut. mereka juga telah menandatangani surat pernyataan untuk meminta maaf,” papar Septi, melansir dari laman Jawa Pos.
Selain meminta maaf, ketiga wisatawan asing tersebut juga telah menghadap perwakilan masyarakat adat Bromo atau Kepala Ngadisari, untuk menyampaikan permintaan maaf serta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tak senonoh tersebut.
Sementara itu, tetua adat setempat mengatakan, para wisatawan asing asal Belanda itu juga diminta untuk membersihkan diri. Karena mereka melakukan perbuatan itu di lokasi adat masyarakat Tengger.
Baca Juga: Smartfren Raih TOP CSR Awards 2024 Lewat Pemberdayaan Digital Berbasis Komunitas
“Dari Kepala Desa Ngadisari, sanksi sosial itu berupa bersih-bersih diri secara adat di lokasi kejadian,” tambah Septi.***
Editor : Iwa Ikhwanudin