Menurut Hartono yang merupakan Kepala SMP PGRI 1 Wonosari, rombongan study tour berangkat dari Kabupaten Malang menuju Yogyakarta pada Senin (20/5) sekitar pukul 20.00 WIB.
“Jumlah siswa yang ikut sebanyak 31 anak dengan pendampingnya total 50 orang,” ujar Hartono.
Baca Juga: Target Bawa Persib Juara, Marc Klok: Saya Ingin Buat Warga Bandung Bahagia
Ia mengatakan bahwa rombongannya tiba di Yogyakarta pada Selasa (21/5) dan mengunjungi empat lokasi di Yogyakarta yaitu Pantai Parangtritis, Candi Prambanan, Tebing Breksi dan Malioboro.
Ia juga mengatakan bahwa insiden kecelakaan terjadi saat rombongan study tour dalam perjalanan akan kembali ke Malang.
Saat kecelakaan terjadi, para penumpang dalam keadaan tertidur sehingga tidak mengetahui bagaimana insiden berlangsung.
Baca Juga: Nikmati Akhir Pekan dengan Bersepeda: Rute Pemandangan Menakjubkan yang Wajib Dicoba
“Semua sedang tidur, saat itu tengah malam jadi senyap. Tidak ada yang tahu, saya sendiri juga tidur, kemudian terkejut saat ada hentakan tabrakan itu,” ujarnya.
Karena insiden kecelakaan tersebut, satu orang siswa mengalami luka-luka dan 30 siswa lainnya selamat.
Sedangkan 14 korban luka adalah para guru dan pendamping.
Baca Juga: Disebut Tendensius, Postingan Medsos Humas Pemprov DIY Berisi Pamitan Singgih Raharjo Disoal
Baca Juga: Terlihat Mesra, PKB dan Gerindra Mulai Jajaki Koalisi pada Pilkada Jateng, Gus Yusuf: CLBK?
“Siswa yang selamat itu 30 orang, yang luka ringan satu orang. Kemudian yang luka-luka lainnya guru dan pendamping, sama juga ada tukang bersih-bersih di sekolah,” tambahnya.
Bus pariwisata tersebut menabrak sebuah truk pada KM 695+400A ruas jalan Tol Jombang Mojokerto.
Dua orang penumpang dilaporkan tewas yaitu kernet bus, Edy Sulistiyono (46) dan guru, Edy Crisna Handaka (62).