Hal ini menyebabkan status gunung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) terhitung sejak 16 April 2024 pukul 16.00 WITA.
Gunung Ruang telah mengalami letusan pada Selasa (16/4) malam dan kembali erupsi pada Rabu (17/4) dini hari.
Hal itu mengakibatkan hujan abu vulkanik dan putusnya jaringan komunikasi di Kampung Laingpatehi.
Dampak erupsi ini menyebabkan 272 Kepala Keluarga (828 jiwa) mengungsi ke berbagai lokasi di Kecamatan Tagulandang.
Dilansir dari BNPB, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) telah menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari, dari tanggal 16 hingga 29 April 2024.
Berbagai bantuan seperti tikar, selimut, masker, dan kebutuhan lainnya telah diberikan kepada para pengungsi.
Upaya evakuasi juga dilakukan dengan menggunakan kapal ferry dan perahu penyeberangan milik warga.
Personel dari BPBD, Satpol PP, Damkar, Dinkes, dan BASARNAS Manado telah dikerahkan untuk membantu penanganan erupsi Gunung Ruang.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang dan tidak mendekati kawah gunung untuk menghindari bahaya.
Selain itu dihimbau untuk segera melakukan evakuasi karena diprediksi dapat menyebabkan tsunami.