RADAR JOGJA - Seorang ayah di Tanah Enam Ratus, Medan Marelan, Sumatera Utara, telah diamankan oleh kepolisian setempat setelah melakukan tindakan keji terhadap bayinya yang masih bayi.
Kejadian tragis ini terungkap melalui sebuah video yang beredar di media sosial, memicu kemarahan dan kecaman dari netizen.
Menurut laporan dari akun Twitter @Heraloebss yang dikutip pada Selasa (16/4), sang ayah tega membekap dan menindih bayinya menggunakan bantal hijau, diduga karena kesal dengan suara tangis sang bayi.
Video berdurasi 16 detik memperlihatkan adegan yang mengguncang, di mana sang ayah dengan kejam memperlakukan bayinya, sementara bayi itu terlihat menangis kesakitan.
Perekam video, yang diduga merupakan seseorang yang berusaha menyelamatkan bayi tersebut, kemudian mengunggah rekaman tersebut di media sosial.
Hal ini dilakukan sebagai bukti untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Setelah video tersebut tersebar luas, pihak kepolisian segera bertindak dan berhasil mengamankan sang ayah. Namun, identitas ayah tersebut belum diungkapkan oleh pihak berwenang.
Reaksi dari netizen pun sangat keras, dengan mayoritas mengutuk tindakan keji sang ayah.
Banyak yang menyoroti bahwa memiliki anak adalah tanggung jawab besar, dan tindakan seperti ini tidak dapat ditoleransi dalam masyarakat.
"Ga usah nganak kalo takut berisik suara anak... Dasar tlol mau nya cuma ngntt doang mah ga usah nikah..... Manusia tlol," komentar seorang netizen dengan akun @Hari***.
Sementara itu, ada juga yang menyebutkan bahwa kejadian ini mencerminkan masalah yang lebih dalam di wilayah tersebut.
Terutama terkait dengan maraknya narkotika, judi, dan tingkat kriminalitas yang tinggi.
Baca Juga: Yuk Intip! Ini Dia Tips dan Cara Membuat Opor Ayam yang Tidak Gampang Basi yang Wajib Kamu Coba!
"Daerah yg berdekatan langsung dgn pelabuhan Belawan: Marelan, Mabar, Martubung ini terkenal dgn narkoba, judi & curanmor. Smp saat ini tdk mampu diberantas. Walikotanya sibuk dgn ambisinya jd Gubsu, wakilnya yg berdomisili di seputaran Marelan jg tak bs berbuat apa2," tulis @ulok***.
Editor : Bahana.