RADAR JOGJA, SEMARANG - Sejumlah Korban luka kecelakaan bus Rosalia Indah di tol Batang-Semarang pada Kamis (11/4) pagi saat ini masih dirawat di RSI Muhammadiyah Kendal.
Salah satu korban, Annisa warga Bekasi, yang mengalami patah tulang akan dilakukan operasi pada Jumat (12/4) ini.
Sedangkan untuk 7 korban meninggal dunia, jenazahnya sudah diambil pihak keluarga.
Penyerahan jenazah terakhir dilakukan pukul 01.45 WIB pada Jumat (12/4) dini hari.
Dilansir dari Radar Semarang, Ernis, ibu korban Anissa mengaku, mendapat kabar bahwa anak dan cucunya mengalami kecelakaan dari pihak kepolisian. Saat itu, korban hendak mudik ke Kertosono.
"Mau mudik ke Kertosono. Mau silaturrahim ya lebaran di sana. Saya kan duluan sama mobil pribadi karena mobilnya juga penuh. Dia (korban) nyusul hari H nya. Terus kejadian seperti ini," akunya.
Ernis menceritakan, dia sempat bertelepon dengan Anissa. Saat itu, sedang berada di Brebes karena bus yang ditumpangi Anissa mengalami mogok.
Setelah itu, mendapat kabar bahwa ada pergantian bus. Kemudian, Anissa pamit untuk kembali melanjutkan perjalan menggunakan bus Rosalia Indah bernopol AD 7019 OA.
"Pas di Brebes itu ditelepon masih nyambung masih bisa dihubungin. Setelah itu sekitar jam setengah 5 hari Kamis pagi, mobil pengganti datang. Katanya, ibu mobil pengganti sudah datang, ini mau naik. Yaudah kata saya hati hati. Terus ditunggu beberapa jam kok ditelpon gak diangkat terus di WA gak di bales terus ada berita kecelakaan itu," ceritanya.
Ernis saat ini menemani anak dan cucunya di Ruang Zubair RSI Kendal. Dia membeberkan, Anissa perlu mendapat operasi untuk patah tulang yang dialami akibat laka lantas ini.
"Iya, nanti siang mau operasi. Semoga lancar dan bisa segera pulang," ujar Ernis.
"Cuma masih ada trauma karena kejadian ini. Di badan masih nyeri karena jahitan juga," katanya.
Meski begitu, kondisinya saat ini berangsur membaik. Dia juga mendapat perawatan serta sudah dijenguk oleh kerabat dan keluarga.
Editor : Bahana.