Pesan itu disampaikan setelah 12 ribu orang mengikuti program mudik gratis yang diberikan dari Pemprov DKI Jakarta.
Joko Agus Setyono meminta agar pemudik tidak membawa sanak saudaranya yang sekiranya tidak memiliki kemampuan kerja ataupun persiapan yang memadai untuk tidak mengadu nasib di Jakarta.
Hal tersebut disampaikan karena jika dipaksakan tetap membawa sanak saudara untuk mengadu nasib di Jakarta.
Joko menyebut hal tersebut nantinya akan tambah mempersulit mereka sendiri karena mereka akan kesulitan dalam akses kerja maupun administrasi kependudukan.
Dilangir Jawa Pos, Justin Adrian selaku Sekertaris Fraksi dari Partai Solidaritas Indonesia DPRD DKI Jakarta mengatakkan apabila ada masyarakat yang ingin datang ke Jakarta untuk mengadu nasib setidaknya harus mempunyai keahlian maupun ketrampilan supaya memiliki bekal saat sedang mencari pekerjaan.
Apabila banyak pendatang yang sekiranya tidak memiliki bekal keahlian untuk mencari pekerjaan ditakutkan nantinya mereka akan menambah jumlah pengangguran di wilayah Jakarta.
Lagipula ketersediaan lapangan kerja yang ada di wilayah Jakarta juga sangat terbatas.