RADAR JOGJA-Calon jemaah haji (cjh) asal Indonesia pada musim haji tahun 2024, didominasi oleh warga lansia yang memiliki risiko kesehatan. Karena faktor itulah, kemudian Kementrian Kesehatan (Kemenkes) serta Kementrian Agama menerapkan sejumlah kebijakan baru mengenai layanan kesehatan.
Salah satunya yaitu dengan mendirikan pos kesehatan (poskes) satelit yang diperuntukkan bagi seluruh jemaah di seluruh hotel yang ada di Makkah.
Lilik Mahendro Susilo, selaku Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes menjelaskan bahwa klinik satelit tersebut ditempatkan di lobi hotel para jemaah.
“Di seluruh klinik telah disiagakan petugas kesehatan,” katanya, Jumat (22/3/2024).
Bagi para jemaah yang merasa mengalami gangguan kesehatan, bisa langsung memeriksakan diri ke klinik yang berada paling dekat dengan tempat tinggalnya. “Sehingga antisipasi bisa dilakukan sejak dini,” katanya.
Pusat Kesehatan Haji juga tetap menempatkan fasilitas kesehatan seperti sebelumnya. Selama ini, layanan kesehatan para jemaah haji asal Indonesia juga sudah ditempatkan pada sejumlah titik di tiap daerah kerja (daker).
Untuk penempatan pos kesehatan daerah Mekkah, berada di KKHI dan lima kantor sektor. Sedangkan untuk di daker Madinah, ditempatkan di kantor KKHI serta lima sektor. Selain itu, pos kesehatan juga dioperasikan di bandara Madinah serta Jeddah.
Kemenkes juga menjalin kerjasama dengan sejumlah rumah sakit yang berada di wilayah Arab Saudi.
Persoalan kesehatan masih menjadi salah satu isu yang dipantau oleh Kemenag dan juga Kemenkes. Salah satu alasannya, yaitu karena tingginya calon jemaah haji kategori lansia serta memilki risiko kesehatan.
Diketahui melalui data laporan penyelenggaran kesehatan 2024, sebanyak 44 persen dari 201 ribu CJH 2024 yang telah melakukan pelunasan berusia 60 tahun ke atas. Sedangkan 15 persen di antaranya berusia di atas 70 tahun.
Sementara itu, tingkat kematian jemaah haji asal Indonesia pada tiap musim haji tergolong tinggi. Misalnya pada tahun lalu, total ada 774 jemaah. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun 2022 yang berjumlah 646 jemaah.
Menyumbang 40 persen dari semua jemaah haji yang meninggal selama musim haji tahun 2023. {}
Editor : Iwa Ikhwanudin