Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bikin Pilu! Isi Surat yang Ditulis Perempuan 55 Tahun Sebelum Mengakhiri Hidupnya di Rel Kereta Api Sidoarjo

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 29 Februari 2024 | 02:22 WIB
Jenazah seorang perempuan berinisial RD yang bunuh diri di rel KA Sidoarjo
Jenazah seorang perempuan berinisial RD yang bunuh diri di rel KA Sidoarjo

Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

RADAR JOGJA-Masyarakat Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru dikagetkan dengan tewasnya seorang perempuan berinisial RD yang berusia 55 tahun. Diduga kuat RD nekat melakukan aksi bunuh diri, dengan melentangkan tubuhnya di atas rel Kereta Api (KA) pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM).

Melansir dari radarsidoarjo.jawapos, tragedi ini terjadi pada hari Minggu, 25 Februari lalu. Saat itu korban tengah mengenakan baju berwarna merah serta berjarik.

Nahasnya, tragedi bunuh diri yang dilakukan oleh RD ini disaksikan oleh beberapa warga yang saat itu juga sedang berada di sekitar lokasi KA.

Menurut keterangan dari satpam yang bertugas di Stasiun Waru, sebelumnya RD sudah mondar-mandir di sekitar perlintasan KA tempat kejadian. Namun, petugas tidak menaruh kecurigaan terhadap dirinya. Karena memang perlintasan tersebut sering dilewati oleh warga sekitar yang hendak pergi menuju Pasar Waru.

Ketika malam kejadian, kereta dating dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan kurang lebih 70 km/jam. Palang pintu pun juga telah ditutup. Namun, secara tiba-tiba RD melentangkan tubuhnya di tengah rel jalur satu yang ada di sebelah utara Pasar Waru. Warga yang melihatnya juga sempat meneriaki dan berlari kea rah korban, nahasnya usaha mereka tidak membuahkan hasil.

Tidak lama setelah tragedi bunuh diri yang dilakukan oleh RD, warganet kembali dibuat heboh dengan munculnya surat wasiat yang ditulis oleh korban sebelum dirinya melakukan aksi bunuh dirinya.

Surat wasiat tersebut ditemukan di dalam tas milik korban dengan Bahasa Indonesia. Diketahui, bahwa surat itu ditulis untuk adiknya. Adapun isi suratnya adalah sebagai berikut.

Adikku Nuke - Lupakanlah dari kecil SMP kamu jadi seperti anakku.

Sampai dewasa pun aku cari ke kamu.

Kakakmu numpang ternyata kamu tidak Ikhlas.

Gapapa. Aku yang pergi.

Perih hati ini, maaf ya Nunuk saya memang merepotkan. {}

Editor : Iwa Ikhwanudin