RADAR JOGJA - Insiden pemukulan yang melibatkan seorang pria terhadap seorang wanita di Cimahi, Bandung, menjadi perhatian publik setelah video kejadian tersebut viral di media sosial.
Kejadian ini terjadi pada Senin (19/2) sekitar pukul 18.00 WIB di Jl. Pojok dekat Gor Olimpic, Cimahi Tengah.
Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video CCTV yang memperlihatkan korban terjatuh dan terkapar di jalan saat hujan turun, setelah mengalami pemukulan oleh seorang pria.
Pria tersebut meninggalkan wanita tersebut begitu saja, meninggalkan korban tergeletak di tengah hujan.
Polres Cimahi langsung merespons cepat terhadap viralnya video tersebut. "Sedang ditelusuri," ujar AKBP Aldi Subartono, Kapolres Cimahi, mengenai perkembangan kasus tersebut.
Meski identitas pelaku dan korban belum terungkap secara publik, pihak kepolisian sedang berusaha mengungkap fakta-fakta lebih lanjut terkait kejadian ini.
Menurut keterangan dari video yang beredar, insiden ini terjadi di tengah kondisi cuaca yang sedang diguyur hujan.
Pria dan wanita tampak berjalan berdampingan, namun tiba-tiba pria tersebut melakukan pemukulan yang mengakibatkan wanita itu terjatuh dengan helmnya terlepas.
Aksi kekerasan ini langsung mendapat perhatian dari warga sekitar yang segera menolong korban.
Laporan telah dibuat oleh korban ke Polres Cimahi, dan saat ini, pelaku sedang diselidiki oleh aparat kepolisian.
Video kejadian yang menjadi bukti viral di media sosial, terutama di akun Instagram @infobandungvibes yang dikutip pada Kamis (22/2), mengundang reaksi keras dari netizen yang mengecam tindakan pelaku.
Kondisi korban dilaporkan mengalami luka lebam dan bercucuran darah di area bibir. Motif di balik tindakan pelaku masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.
"Kejadian ini sudah dilaporkan korban ke pihak @cimahipolres dan pelaku kini tengah diburu aparat," demikian dikutip dari unggahan di media sosial.
Penanganan kasus ini masih terus berlangsung, dan Polres Cimahi berkomitmen untuk mengungkap serta menindak tegas pelaku pemukulan tersebut.
Editor : Bahana.