Seorang perumpuan, Subaidah melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan.
Yang menjadi perhatian, yakni organ jari-jari pada bayi yang lahir pada 23 Januari tersebut tidak pada umumnya.
Ya, bayi tersebut memiliki 24 jari. Meski memiliki jari yang tidak normal, keluarga tidak menyebutnya sebagai cacat fisik.
”Ini bagian anugerah dari yang kuasa,” ujar sang ayah, Fausi seperti dilansir Radarmadura.jawapos.com.
Dijelaskan, saat kelahiran, bayi tersebut tampak normal. Menangis seperti bayi pada umumnya saat dilahirkan.
Subaidah kepikiran karena putrinya tidak berhenti menangis, hingga hendak mau dibawa pulang.
Ketik itu, perempuan berusia 30 tahun tersebut melahirkan di tempat praktik bidan desa.
Dan saat bidan menghitung jari tangan dan kaki bayi itu, masing-masing memiliki enam jari.
Setelah diketahui jumlah jari keseluruhan ada 24, bayi tersebut berhenti menangis.
”Mungkin dia (bayi) menangis karena ingin ngasi tahu (kalau jarinya lain),” cerita Fausi.
Kedu pasangan ini memberi nama Amira Hilyatun Nisak kepada putrinya.
Sejauh ini kesehatan Amira stabil, dan tidak ada masalah kesehatan tertentu.
Subaidah pun rutin memberikan air susu ibu (ASI) kepada putrinya tersebut.
Editor : Bahana.