BADUNG, JEMBRANA EXPRESS - Pengeroyokan di jalan raya menimbulkan korban jiwa di Badung, Bali. Seorang pemotor yakni Adhi Putra Krisnawan, 23, ditemukan tewas mengenaskan di jalan raya pada Selasa (16/1).
Tepatnya, di Jalan Raya Sempidi-Dalung, Banjar Uma Gunung, Kelurahan Sempidi, Mengwi, Badung pada Selasa (16/1).
Dikutip dari Jembrana Express (Jawa Pos Grup), pemuda nahas itu berasal dari Singaraja.
Saat ditemukan, tubuhnya telungkup.
Di depan kantor Koperasi Konsumen Sedana Giri Ayung.
Tubuh Adhi penuh luka. Tubuhnya bersimbah darah.
Kondisi Adhi yang mengenaskan itu disebut akibat dikeroyok oleh gerombolan pemotor.
Jenazah dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar.
Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana membenarkan kejadian itu. Ada korban tewas akibat pengeroyokan yang sadis itu.
Mayat Adhi ditemukan oleh warga bernama I Ngurah Cipta Arnawa. Ditemukan dini hari sekitar pukul 00.30 WITA.
Setelah itu, Saefullah, 38, pemilik warung yang ada di dekat lokasi penemuan mayat Adhi, memberitahu Cipta bahwa sempat ada gerombolan anak muda melintas di depa warungnya.
Gerombolan pemotor itu kurang lebih berjumlah 12 orang. Mereka mengendarai tujuh sepeda motor.
Mereka melaju dengan sangat kencang. Mereka memakai baju berwarna hitam.
Gerombolan pemotor tersebut datang dari arah timur menuju barat.
Saefullah melihat gerombolan itu berbelok saat tiba di Persimpangan Traffic Light Kwanji.
Dia melihat tiga sepeda motor berbelok ke kiri. Selain itu, empat motor yang lainnya lurus ke arah barat.
Tak lama berselang, Saefullah yang berasal dari Tegal Jawa Tengah itu, baru mengetahui ternyata telah terjadi keributan di sebelah timur warungnya.
Bahkan, dia memperoleh formasi yang menyebutkan ada seorang pemuda yang ditemukan tewas penuh luka.
"Luka yang diderita korban yaitu lecet pada lutut bagian kiri, lecet pada belakang telinga kanan, serta robek pada dada sebelah kanan," tambahnya.
Cipta lantas melaporkan kejadian nahas ini ke Polres Badung. Satuan Reserse Kriminal Polres Badung pun turun tangan.
Editor : Amin Surachmad