Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wow.... Ikonik !!! Monumen Reog Ponorogo Dibangun Lebihi Tinggi Patung Garuda Wisnu Kencana Bali, Jadi Magnet Wisata

Meitika Candra Lantiva • Senin, 8 Januari 2024 | 23:15 WIB
Megahnya Monumen Reog Ponorogo. (ngopibareng.id)
Megahnya Monumen Reog Ponorogo. (ngopibareng.id)

 

RADAR JOGJA – Reog merupakan salah satu kesenian budaya berasal dari Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Ponorogo.

 

Ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada sejal 2013, kini Reog Ponorogo masuk ke dalalm list ke-39 WBTB UNESCO. 

Oleh sebab itu Pemerintah berupaya melakukan pembangunan Monumen Reog Ponorogo, dimaksudkan untuk melestarikan WBTB tersebut.

Monumen Reog Ponorogo

Monumen Reog Ponorogo saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Pembangunan dilakukan di wilayah Gunung Gamping, Desa/Kecamatan Sampung, Ponorogo.

Pembangunan nantinya akan menjadi literatur Reog terlengkap sebagai warisan anak cucu Ponorogo. 

Monumen ini digadang-gadang bakal menjadi ikon baru di Ponorogo.

Raksasa rencanaya akan dibangun lebih tinggi dibandingkan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali yang memiliki tinggi patung mencapai 126 meter.


Monumen Reog Ponorogo yang digadang-gadang akan menjadi monumen tertinggi di dunia.

Menjadi daya magnet menarik wisatawan lokal maupun asing. 

 

Jadi Pusat Studi

Pemerintah Ponorogo tidak hanya membangun Monumen Reog Ponorogo, tapi juga akan membangun museum dan pusat studi untuk Reog.

Sehingga ketika berkunjung ke monumen, tidak hanya menikmati keindahan Monumen Reog Ponorogo, tapi juga bisa belajar sejarah di Bumi Reog.

 

Pembangunan Capai 50,7 Persen

Memasuki tahun 2024 ini, pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) sudah mencapai 50,7 persen.

Progres pekerjaan MRMP sudah menyentuh 50,7 persen. Pembangunan gedung 16 lantai sebagai dasaran Monumen Reog tersebut ditarget rampung akhir tahun 2024 ini.


"Kemarin saya sempat naik sampai lantai 14, kurang 60 meter lagi sampai puncak di sana terlihat tinggi sekali,’’ ujar Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.


Selain itu, sejumlah tiang bakal Monumen Reog juga mulai dibangun.

Kang Giri, sapaan bupati, berharap rangkaian patung Reog tersebut mulai disusun pertengahan tahun nanti. Hingga seluruh pekerjaan pembangunan rampung dan diresmikan akhir tahun kelak.


"Target kami tetap di akhir Desember nanti sudah selesai dan bisa diresmikan,’’ ungkap Kang Giri.


Kang Giri menambahkan, sejumlah public utility akan turut dibangun di seputaran MRMP.

Pembangunan monument ini gelontor dana sekitar Rp 10 miliar dari APBN, nantinya sejumlah pekerjaan seperti perbaikan jalan, saluran irigasi, pengairan hingga rumah seputaran monumen bakal dipercantik.

Termasuk menambah sarana-sarana untuk pendukung wisata lainnya.


‘’Tidak hanya monumen, tapi begitu masuk sekitar Desa Sampung kawasannya terlihat zona wisata yang indah dan nyaman,’’ ujarnya. 

Pembangunan MRMP dimulai awal tahun lalu. Monumen yang diklaim lebih tinggi dari Garuda Wisnu Kencana, Bali itu menelan biaya Rp 76,6 miliar.

Selain monumen, sejumlah sarana rencananya bakal dibangun di kawasan tersebut. Seperti hotel, tempat wisata, hingga taman bermain.  (Rattiantic/Radar Jogja)

Baca Juga: Sungguh Tega! Inilah 5 Daftar Negara yang Ternyata Masih Mengonsumsi Daging Kucing meski Sudah Dilarang

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Ikonik #Monumen Reog Ponorogo #kabupaten ponorogo #warisan budaya tak benda #reog ponorogo #jawa timur #reog #wisata Ponorogo