Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragedi Natal di Papua Barat Daya: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Penembakan Brutal oleh Kelompok Teroris

Cici Jusnia • Selasa, 26 Desember 2023 | 17:58 WIB
Dua Prajurit TNI Jadi Korban Penembakan Teroris TPNPB OPM di Maybrat, Papua Barat Daya. (Instagram/@infokomando_official)
Dua Prajurit TNI Jadi Korban Penembakan Teroris TPNPB OPM di Maybrat, Papua Barat Daya. (Instagram/@infokomando_official)

RADAR JOGJA - Pada Senin, 25 Desember 2023, dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Yonif 133/YS Satgas Pamtas Pos Bousha menjadi korban penembakan oleh Kelompok Teroris TPNPB OPM di Maybrat, Papua Barat Daya.

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 14.00 di Jalan Kampung Bousha, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat.

Dua prajurit tersebut, Kopda Hendrianto dan Pratu Frengky Gulo, dilaporkan ditembak sebanyak 10 kali oleh kelompok teroris.

Sayangnya, Kopda Hendrianto mengalami luka tembak di bagian kepala dan meninggal dunia sebagai akibat dari serangan tersebut.

Sementara itu, Pratu Frengky Gulo mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kanan dan saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya.

Kapendam XVIII Kasuari, Kolonel Inf Syawaluddin Abuhasan, mengkonfirmasi kejadian tersebut melalui akun Instagram @infokoamndo_official.

"Benar memang ada tembakan," ujar Kapendam pada Senin, 25 Desember 2023.

Dia menyatakan bahwa satu prajurit TNI gugur dan satu lainnya mengalami luka dalam insiden tersebut.

Pihak TNI saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris OPM yang bertanggung jawab atas penyerangan terhadap Pos Pantas TNI.

Penembakan terjadi pada Senin pukul 14.00 WIT di Kampung Bousha, dengan delapan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) TPNPB Kodap IV Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem terlibat dalam penyerangan tersebut.

Kontak senjata terjadi antara Pasukan TNI dari Satgas Yonif 133 Yudha Sakti dengan KKB, yang menyebabkan dua prajurit TNI menjadi korban.

Setelah penembakan, kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Kumurkek Kabupaten Maybrat.

Kolonel Inf Syawaluddin Abuhasan tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai insiden penembakan tersebut dan menyatakan bahwa peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan.

"Ya (terkait dengan kejadian saat prajurit ditembak), masih kami dalami. Mohon waktunya ya," tutupnya.

Kejadian ini menambah daftar insiden keamanan di wilayah Papua yang menjadi sorotan, dengan TNI terus berupaya mengatasi ancaman dari kelompok-kelompok bersenjata di daerah tersebut.

Editor : Bahana.
#Natal #papua #teroris #prajurit tni