RADAR JOGJA – Kabar duka kembali datang dari keluarga besar Politeknik Negeri Padang (PNP), Sumatera Barat (Sumbar).
Pasalnya, salah satu mahasiswinya, Zhafira Zahrim Febrina atau akrab disapa Ife dikabarkan berpulang pada (17/12).
Ife sendiri diketahui merupakan salah satu korban yang terdampak letusan erupsi Gunung Merapi pada (3/12) lalu.
Belakangan ini, kondisi almarhumah memang menurun sehingga harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
Pihak RSUP Djamil pun telah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan penanganan kepada Zafira, namun usai menjalani perawatan selama 2 minggu almarhumah dinyatakan meninggal pada Minggu (17/12), sekitar pukul 17.45 WIB.
Sebelumnya Kabar wafatnya Zhafirah Zahrim tersebut disampaikan melalui akun media sosial Instagram Himpunan Mahasiswa (Hima) Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang (PNP).
Innalillahi Wa inna ilaihi roji’un. Telah berpulang ke rahmatullah, salah satu keluarga besar jurusan teknik sipil politeknik negeri padang, teman kita Zhafirah Zahrim. Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. aamiin ya rabbal ‘aalamiin,” tulis postingan tersebut.
Seperti diketahui, Video Zhafirah Zahrim sempat viral tatkala dirinya saat itu terjebak pada saat Gunung Merapi mengalami erupsi pada (3/12) sampai-sampai tubuhnya diselimuti abu vulkanik .
Zhafirah akhirnya berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada Senin, (4/12) dini hari.
Lantas semenjak itu kondisi kesehatannya dikabarkan kian menurun
Berdasarkan data tim SAR, tercatat jumlah mahasiswa yang turut menjadi korban sebanyak 16 orang, 9 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Mau Kuliah di Top 10 Universitas di Yogyakarta Berdasarkan versi UniRank 2023, Yuk Simak...
Meninggalnya Zhafirah menambah daftar korban letusan Gunung Merapi yang dinyatakan meninggal dunia menjadi 24 orang.
Editor : Bahana.