JOGJA – Dalam Pemilu 2024, salah satu hal yang paling penting dinantikan adalah debat capres dan cawapres.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyepakati dan menentukan alur dan tahapan untuk debat capres dan cawapres Pemilu 2024.
KPU Bersama dengan tim tiga pasangan calon sudah menyepakati terkait format dan tema debat capres dan cawapres dalam rapat koordinasi.
Untuk format dan jumlah kadwal debat sendiri totalnya ada lima kali yaitu, debat capres 3 kali dan 2 kali debat cawapres.
"Yakni pertama untuk debat capres, debat kedua untuk cawapres, debat ketiga untuk capres, debat keempat untuk cawapres dan debat kelima atau yang terakhir untuk debat capres," jelas Ketua KPU Hasyim Asy'ari.
Ada pun untuk tema yang akan diusung dalam masing-masing debat capres dan cawapres sebagai berikut.
1. Debat pertama (capres) membahas tentang: Peningkatan pelayanan publik dan kerukunan warga, penguatan demokrasi, hukum, HAM, dan pemberantasan korupsi. (12 Desember 2023).
2. Debat kedua (cawapres) membahas tentang: (Ekonomi, keuangan, investasi pajak, perdagangan, infrastruktur, pengelolaan APBN dan APBD, serta perkotaan. (22 Desember 2023).
3. Debat ketiga (capres) membahas tentang: Keamanan dan pertahanan, hubungan internasional, serta geopolitik. (7 Januari 2024).
4. Debat keempat (cawapres) membahas tentang: Sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat desa dan adat. (14 Januari 2024).
5. Debat kelima (capres) membahas tentang: Kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. (4 Februari 2024).
KPU juga menyebutkan bahwa debat pertama akan berlangsung selama 120 menit dan gelar di Kantor KPU.
Pihak KPU juga berkoordinasi dengan komposisi tim media televisi terkait dengan penyiaran debat capres dan cawapres. (Dwi Putri Birgita Lumban Nahor)