Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tidak Hanya Fisik, Jokowi Akui IKN Perlu Tingkatkan SDM dan Jangan Sampai Tergerus oleh Budaya Asing

Bahana. • Jumat, 3 November 2023 | 18:40 WIB
Presiden Joko Widodo bersama para menteri di Ibu Kota Nusantara, Kab. Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (3/11) (setpres)
Presiden Joko Widodo bersama para menteri di Ibu Kota Nusantara, Kab. Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (3/11) (setpres)

RADAR JOGJA – Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur masih dalam progress pembangunan, Presiden juga menerangkan jika masyarakat lokal yang tinggal di sekitar IKN hidup berdampingan dengan masyarakat daerah lain setelah pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

Oleh sebab itu, Presiden RI Joko Widodo meminta untuk semua etnis yang menjadi penghuni agar selalu hidup harmonis.

“Dengan pembangunan IKN, Kalimantan Timur khususnya akan menjadi muara bertemunya berbagai budaya berinteraksi. Kita harapkan berinteraksi dengan baik, hidup rukun dan harmonis, menjaga, melestarikan, mengembangkan identitas budaya lokal, nilai-nilai, dan tradisi masyarakat di Kalimantan Timur,” jelas Presiden Jokowi pada sambutan di acara Festival Harmoni Budaya Nusantara 2023 melalui siaran video, Jumat (03/11).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menjelaskan jika tiga bulan terakhir Kepala Negara mengunjungi IKN untuk melakukan peletakan batu pertama di sejumlah infrastruktur.

Dan ada lima hotel besar dalam proses pembangunan, empat rumah sakit dalam proses konstruksi, pusat perbelanjaan, pusat latihan PSSI yang memiliki delapan lapangan bola di IKN sampai sekolah bertaraf internasional.

Presiden selalu menekankan untuk pembangunan sumber daya manusia lebih penting di IKN agar budaya di Kalimantan Timur tidak tergerus oleh budaya asing.

“Itu semuanya fisik. Padahal mestinya yang didahulukan adalah pembangunan sumber daya manusia, pelestarian kebudayaan, merawat kebudayaan yang ada, jangan sampai nanti tergerus oleh budaya-budaya dari luar, budaya-budaya asing,” lanjut Presiden.

Dengan adanya Festival Harmoni Budaya Nusantara Presiden Jokowi mengapresiasi karena sebagai bukti bahwa seni dan budaya Indonesia sangat beragam dan majemuk.

“Sukunya saja kita memiliki 714. Artinya, kekuatan, karakter, budaya itu sangat, dan harus kita lestarikan dan harus kita rawat,” kata Presiden Jokowi. (Caswati)

Editor : Bahana.
#IKN #Nusantara #presiden jokowi