RADAR JOGJA - Kasus bunuh diri kembali terjadi, kali ini berasal dari Blitar Jawa Timur.
Diketahui seorang siswi SMK bunuh diri dengan cara yang sangat tragis, yakni menabrakan dirinya ke kereta api yang sedang melintas.
Insiden mengenaskan ini terjadi sekitar pukul 08.00 di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Blitar.
Seorang siswi meregang nyawa setelah menabrakan dirinya ke Kereta Api Gajayana.
Kapolsek Talun Iptu Indrayana Pribadi menyatakan, pelajar yang mengakhiri hidupnya itu tercatat sebagai siswi SMKN 1 Nglegok berinisial NA.
Pelajar tersebut diduga dengan sengaja menabrakan dirinya pada kereta api Gajayana yang saat itu melaju dari arah timur ke barat.
Di lokasi kejadian, ditemukan sebuah surat perpisahan yang diberi judul “Nurin Pamit”.
Surat tersebut dikatakan berisi ucapan permintaan maaf kepada keluarga dan juga teman-teman NA.
“Ya, tadi dari warga yang sempat melihat korban (NA) sebelumnya bermain ponsel di poskamling dekat perlintasan. Hingga 15 menit kemudian warga melihat tubuh korban sudah berada di tengah rel kereta akibat tabrakan itu,” ujar Indrayana, Rabu (18/10/2023).
Pada saat itu, warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Talun untuk dilakukan evakuasi, setelah itu jenazah siswi tersebut dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan visum.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab pelajar SMK tersebut mengakhiri hidupnya.
Polisi masih mendalami informasi dengan menggali sejumlah keterangan saksi.
Teman-teman sekolahnya dan guru nyaris tidak percaya jika NA nekat menyudahi hidupnya, sebab yang bersangkutan selama ini dikenal berkarakter terbuka dan suka bercanda.
“Tidak mengira (bunuh diri). Karena anak ini sering guyon dengan teman-temannya,” tutur Yulianto, Kepala Sekolah SMK Negeri 01 Nglegok. (Bernadette Aristi Rudi Sanjaya/Radar Jogja)