RADAR JOGJA – Dunia sedang dihadapkan dengan perang Israel dan Palestina.
Vangelia Pandeva Gushterova atau dikenal dengan Baba Vanga adalah salah satu peramal yang dikenal dunia, lahir pada 3 Oktober 1911.
Baba Vanga telah wafat pada 11 Agustus 1996. Ia memprediksi sejumlah kejadian global termasuk peristiwa serangan teror 9 September di Amerika Serikat, virus Covid-19, dan kemunculan ISIS.
Dilansir dari cnbc, Baba Vanga sebelum wafat dipercaya menuliskan ramalan terkait apa yang akan terjadi di 2023.
Baba Vanga menyebutkan ada perang Muslim besar. Hal ini menjadi peringatan muncul di Eropa. Prediksi ramaln tersebut terkait perang Israel dan Palestina.
Ramalan ini benar terungkap di depan mata kita setelah deklasi perang Israel melawan Hamas.
Kelompok Palestina yang dipimpin oleh Hamas membanjiri perbatasan Israel pada 7 Oktober 2023.
Serangan militer berskala besar terjadi, menyebabkan peningkatan serangan ketika jet – jet Tel Aviv melakukan serangan udata di Jalur Gaza, sejak minggu hingga kini.
Walaupun kekerasan antara Israel dan Hamas telah terjadi sejak tahun 2007, serangan kali ini yang paling ambisius dilakukan oleh kelompok tersebut.
Hamas mengatakan serangan dilakukan untuk membalas penjajahan Israel ke warga Palestina selama beberapa decade.
Prediksinya Baba Vanga mengenai perang besar Muslim dilaporkan oleh Independent yang mengakibatkan Eropa diserbu.
Perang itu kemudian berakhir dengan berdirinya kekhalifahan Muslim pada tahun 2043.
Baba Vanga memprediksi datangnya badai matahari yang kuat akan mengguncang iklim di tahun 2023.
Prediksi mengenai perang besar umat Islam masih dipertanyakan apakah benar atau tidak. (Juliana Belence/ RADAR JOGJA)
Editor : Bahana.