Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aksi Pandawaragroup dalam Pembersihan Pantai Cibutun Loji Ditolak Perangkat Desa Setempat 

Meitika Candra Lantiva • Senin, 2 Oktober 2023 | 21:40 WIB
Pandawaragroup
Pandawaragroup

RADAR JOGJA- Baru saja digaungkan, kegiatan bersih-bersih hendak dilakukan oleh TikToker @pandawaragroup mengajak masyarakat setempat dan warga net, justru dikecam perangkat desa setempat.

Mereka mendapat penolakan dari perangkat desa dari rencana aksi bersih-bersih di Pantai Cibutun Loji Sukabumi.

Pandawaragroup adalah salah satu konten kreator TikTok yang bergerak dalam aksi penggiat lingkungan yang memiliki anggota 5 orang laki-laki yakni, Rafli 22 tahun, Agung 22 tahun, Rifqi 22 tahun, Ihsan 21 tahun dan Gilang 22 tahun. Mereka berasal dari Bandung Selatan, Jawa Barat.

Mereka kerap kali mengunggah video aksi bersih-bersih lingkungan khusunya di kawasan aliran air yang tersumbat sampah seperti sungai besar, sungai kecil, selokan, sapiteng dan lain sebagainya.


Awal terbentuknya akun tiktok @pandawara berasal dari terdampaknya lokasi sekitar tempat tinggal para anggota Pandawaragroup oleh banjir, secara tidak langsung disebabkan oleh sampah pada aliran-aliran air.

Sehingga muncul inisiatif kegiatan bersih-bersih sampah di aliran-aliran air sekitar lokasi tempat tinggal dan terus meluas hingga sebagian wilayah di Indonesia saat ini.


Serta unggahan awal aksi pembersihan selokan yang diunggah pada (19/08/22) lalu yang telah mencapai 300 ribu likes, ribuan komentar dan disebarluaskan sebanyak ribuan kali.

Berlanjut pada aksi-aksi pembersihan yang diuplod secara berkala hingga memberikan tanggapan positif segenap masyarkat Indonesia.


Aksi-aksi bersih-bersih lingkungan yang telah dilakukan dan suskses berjalan kurang lebih dua tahun terakhir ini mendapatkan dukungan dan tanggapan positif dari segenap masyarakat Indonesia.


Namun nyatanya pada aksi bersih-bersih yang direncanakan akan berlangsung pada pukul 07.00 WIB pada tanggal 6-7 Oktober 2023 di Pantai Cibutun Loji yang diklaim menjadi pantai terkotor ke-4 di Indonesia menurut Pandawaragroup itu mendapat aksi penolakan oleh perangkat desa setempat.


Dilansir dari berbagai sumber perangkat desa yang menolak aksi bersih lingkungan oleh @pandawaragroup ini adalah Kepala Desa Sangrawayang.


Muhtar selaku Kepala Desa mengatakan, pihak perangkat desa tidak menginzinkan aktivitas bersih-bersih lingkungan di wilayahnya, karena menurutnya seolah-olah pemerintahan desa tidak dilibatkan dalam inisiai bersih-bersih yang akan dilaksanakan di Pantai Cibutun Loji Sukabumi.

Serta alasan tersebut ditambahnya karena telah memviralkan sampah-sampah di Pantai Cibutun Loji.


"Sedangkan kalau di Desa Sangrawayang ada tiba-tiba, tidak mengerti saya juga. Bahkan masuk di TikTok malam, jadi seolah-olah desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, cemar nama baik Desa." tutur Muhtar. 


Pengguna TikTok pun kembali menyuarakan berbagai opini yang mendukung rencana aksi pembersihan pada Pantai Cibutun Loji mendatang.

Sebaliknya mereka justru menyerang balik melalui komentar aksi dari Kepala Desa Sangrawayang tersebut.

Aksi penolakan Kepala Desa tersebut, dijadikan konten-konten oleh pengguna TikTok pada laman akun pribadi mereka yang menyuarakan tidak setuju atasnya.


Berbagai tanggapan yang kontra atas tanggapan aksi penolakan Kepala Desa Sangrawayang yakni:


"Niat baik kadang tidak disambut baik," tutur akun @Laris.Mart
"Soalnya pembersihan itu ada uangnya, sayang kalo di bersihkan Pandawara, semua ada anggaranya, sayang kalo di cancel anggaranya," tutur akun @Aquarius
"Ya perangkat desanya tinggal ikutan napa sih, dah syukur dibantu pandawara," tutur akun @Farhan Akmal kesal.


"Kepala desa bisa dicek itu dana desa sama pencairan dananya per triwulan, takutnya ada yang tidak beres," tutur @akun ikky


Dan masih banyak lainnya tanggapan negatif yang mengarah ke penuturan Kepala Desa tersebut.

Namun sebaliknya, pada video Pantai Cibutun Loji (1/10/23) lalu di akun @pandawara tercantum narasi bahwa Pandawara mengajak seluruh elemen masyarakat berkonstribusi mengurangi sampah yang ada di pantai tersebut.  

Aksi penolakan dari pihak Kades berbanding terbalik dengan tanggapan positif  warga TikTok:


"Gaesken barudak, warga Sukabumi," tutur akun @kania
"Semanagat," tutur akun @Yus_Moi
"Anak muda yang KEREN," tutur akun @Mace
"Mantap," tulis akun Kei Ryu. (Putri Hanna)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Pandawara Group #jawa barat (jabar) #Viral #sukabumi #bersih-bersih pantai #Pantai Cibutun Loji Sukabumi #viral tiktok #pantai penuh sampah