Termotivasi dari Jogja, Bunga Krisan dan Mawar Jadi Potensi di Desa Klino Bojonegoro Siap Dikunjungi
Meitika Candra Lantiva• Senin, 18 September 2023 | 03:33 WIB
MEKAR: Cantika salah satu pengunjung menikmati indahnya bunga mekar di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Bojonegoro. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
RADAR JOGJA - Ada yang menarik di desa wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Jika kalian berkunjung ke Bojonegoro, tak ada salahnya membeli oleh-oleh bibit bunga di desa ini.
Desa Klino namanya. Desa ini terletak di Kecamatan Sekar. Merupakan daerah dataran tinggi, kurang lebih di atas 500 meter dari permukaan air laut (mdpl).
Desa ini terdapat kebun bunga yang indah. Dikenal sentralnya krisan. Namun selain bunga krisan, bunga mawar juga tumbuh subur menghiasi desa ini.
Saat ini bunga mawar tengah mekar sempurna. Sementara bunga krisan masih bertumbuh belum berbunga. "Bunga krisan baru mekar dan siap panen diperkirakan sekitar pertengahan Oktober atau awal November," terang Ketua Kelompok Wanita Tani Desa Klino Ririn Puji Astutik dikutip dari laman Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group) Minggu (17/9/2023).
Bunga mawar warna-warni sangat indah. Ada warna merah, putih, oren, pink dan lainnya. Baunya pun semerbak wangi, siap panen.
PANEN : Pejabat pemerintah Kabupaten Bojonegoro saat panen bunga Krisan beberapa waktu lalu di Desa Klino, Kecamatan Sekar. (Bojonegorokab.go.id)
Bunga-bunga itu dibudidaya masyarakat setempat. Merupakan potensi daerah setempat, hasil panennya dijual dan dipasok ke pasar-pasar bunga di beberapa daerah.
Bunga mawar ada yang dijual dalam bentuk bibit. Ada pula yang dijual dalam bentuk bunga tabur.
Sementara bunga krisan, biasanya dijual di toko-toko bunga untuk keperluan dekorasi bunga, bunga hias dan bunga rias.
Menurutnya, bunga mawar maupun krisan bisa tumbuh subur di lokasi ini lantaran jondisi geografis yang mendukung. Desa Klino menjadi perkebunan bunga terkenal seantero Bojonegoro.
Konon sebut dia, penanaman kebun bunga di wilayah ini terinspirasi dengan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Memiliki kesamaan tinggi dataran, sehingga budidaya bunga berlangsung hingga sekarang.
"Termotivasi karena melihat kebun bunga di Jogja sangat indah. Dari situ mulai tertarik membuat kebun bunga di Klino," ujar Ririn.
Dilansir dari laman Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bupati Anna Mu'awanah menilai produk bunga krisan di Desa Klino ini memiliki kualitas lebih bagus dari tempat percontohan. "Batangnya kuat, tidak mudah patah saat merangkainya," ungkapnya.
Kedepan, penanaman bunga mawar dan krisan akan terus dikembangkan di kabupaten yang dijuluki Kota Ledre ini. Tidak hanya berhenti pada budidaya bunga dan penjualan bibit. Melainkan juga pembinaan dan pelatihan kreativitas merangkai bunga atau membuat buket dan teknik pemasarannya. (mel)