Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gedung Eks Bioskop Indra Siap, Relokasi PKL Malioboro Tahun Ini

Editor News • Selasa, 18 Mei 2021 | 17:32 WIB
MASIH BERSENGKETA: Warga mengamati bangunan sentra UKM di bekas lahan eks Bioskop Indra Rabu (17/7). (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)
MASIH BERSENGKETA: Warga mengamati bangunan sentra UKM di bekas lahan eks Bioskop Indra Rabu (17/7). (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA- Pemprov DIJ  berencana untuk merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro tahun ini. Setelah sukses memenangkan proses Peninjauan Kembali (PK) atas eks Bioskop Indra.

Sekprov DIJ  Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, tahun ini Pemprov DIJ bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berencana untuk memindahkan PKL di Malioboro ke sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bekas Bioskop Indra.

“Dinas UMKM bersama-sama dengan pemerintah kota baru mendata UMKM yang masuk ke sana (sentra UMKM eks Bioskop Indra). Peruntukannya UMKM, tapi pedagang Malioboro juga menjadi prioritas,” katanya di Kompleks Kepatihan, Selasa (18/5).

Aji menegaskan saat ini masih dikaji  komposisi PKL Malioboro yang akan dipindah ke sentra UMKM. Apakah dagangan sejenis, dagangan bermacam-macam. Nantinya, relokasi PKL Malioboro akan dilakukan secara bertahap.

”Nanti Dinas UMKM dan Kota yang akan memilih,” jelasnya.

Gedung sentra PKL akan dibangun tiga lantai dan dibagi jadi lima zona. Pertama, semi basement untuk menyimpan gerobak. Luasnya 1.112 meter persegi. Kapasitasnya 37 gerobak dan 32 sepeda motor.

Lantai dasar diperuntukkan khusus bagi penjual makanan kering. Luasnya 1.205 meter persegi. Lantai ini bisa dihuni 122 PKL. Kemudian lantai satu dijadikan pusat suvenir yang berkapasitas 120 PKL dengan luas 1.007 meter persegi.

Lantai dua atau paling atas akan dijadikan tempat menjual pakaian. Kapasitasnya sendiri bisa menampung 117 PKL. Tak jauh dari bangunan utama akan dibuat gedung yang diberi nama Taman Kuliner. Isinya adalah makanan-makanan basah. 79 PKL bisa dimasukkan ke Taman Kuliner.

Sosialisasi kepada PKL, sebenarnya telah dilakukan tahun 2018 lalu. Pemprov  DIJ saat itu memprioritaskan pemindahan PKL yang berada di depan Kompleks Kepatihan dan DPRD DIJ. Tapi, dalam perkembangannya, Pemprov DIJ masih menunggu Pemkot Jogja. (sky) Editor : Editor News
#PKL #PKL Malioboro