Keunikannya terletak pada waktu mekar bunga yang tidak biasa. Jika semua tanaman bisa memekarkan bunga kapan saja, bunga wijaya kusuma hanya mekar pada malam hari saja.Hal itulah yang menjadikan tanaman ini sebagai tanaman nokturnal.
Kuncup bunga yang sudah muncul akan perlahan membuka ketika malam datang dan langsung layu pada hari berikutnya. Hal itulah yang membuatnya istimewa dan dinantikan.
Tak hanya penampilannya yang menarik, bunga wijaya kusuma juga memiliki bau yang wangi dan semerbak.
Bunga ini memiliki mitos dipercaya dapat membawa keberuntungan dan kejayaan bagi pemiliknya. Tentu saja hal ini yang menjadi dasar penamaannya, diambil dari bahasa jawa kuno “wijaya” berarti kemenangan dan “kusuma” berarti bunga.
Tanaman yang kerap dianggap sebagai warisan asli Indonesia ini nyatanya berasal dari Meksiko. Diperkenalkan oleh pedagang Tiongkok yang menggunakan jalur laut pada zaman kerajaan Majapahit.
Perawatannya pun mudah. Seperti tanaman pada umunya, bunga wijaya kusuma akan tumbuh subur jika menggunakna media tanaman yang tepat, diberinya pupuk sebagai asupan nutrisi secara berkala, penyiraman teratur, dan penempatan yang sesuai.
Seperti anggrek, bunga wijayakusuma cocok dengan tempat yang tinggi namun tidak disarankan terkena sinar matahari secara langsung dalam waktu lama.
Bunga yang mekar pada tengah malam ini menjadi simbol keindahan yang tidak selalu bisa dinikmati setiap saat.
Oleh karena itu, dapat memiliki dan menyaksikan mekarnya sang bunga mengingatkan akan pentingnya perjuangan dalam kehidupan.
Penulis: Hanifah Fajri Nurhikmah
Editor : Bahana.