BANTUL - Geliat olahraga catur di Kabupaten Bantul kembali bergairah. Sempat terhenti cukup lama akibat hantaman pandemi Covid-19, para pecatur kini siap kembali beradu strategi dalam turnamen bertajuk Pemuda Potorono Kidul Cup I.
Bertempat di Pendopo H. Suparmin, Potorono, Banguntapan, Bantul, Minggu (18/1) mendatang, ajang ini diharapkan menjadi pembuktian bagi para pecatur, baik lokal maupun nasional.
Ketua Panitia Pelaksana Helmy Mawardi menjelaskan, turnamen Pemuda Potorono Kidul Cup I ini merupakan kolaborasi antara pemuda setempat dengan Pengda Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DIY. Harapannya, turnamen ini bisa memunculkan bibit-bibit baru dari akar rumput.
"Yang jelas kami ingin menghidupkan kembali atmosfer kompetisi yang sempat hilang," jelasnya, Jumat (9/1).
Menurut Helmy, dalam turnamen kali ini panitia telah menyiapkan empat kategori perlombaan. Mulai dari kategori open, tingkat SMP/SMA, hingga jenjang SD yang dibagi menjadi kelas 1-3 dan kelas 4-6.
"Tak sekadar mencari juara umum, apresiasi khusus juga disiapkan bagi best woman dan atlet ber-KTP Bantul guna memacu semangat putra daerah," tuturnya.
Di sisi lain, Ketua Pengda Percasi DIY Iwan Prihastomo memberikan lampu hijau sekaligus apresiasi tinggi atas inisiatif pemuda Banguntapan. Menurutnya, turnamen ini sangat dinanti, mengingat turnamen serupa terakhir kali digelar 2020 silam.
"Harapannya, ini bisa konsisten masuk dalam kalender kegiatan tahunan," cetusnya. (ayu/laz)