JOGJA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menginstruksikan infak Jumat seluruh masjid persyarikatannya dialihkan untuk membantu korban bencana alam selama tiga pekan.
Instruksi ini diperuntukkan bagi seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta para takmir masjid di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, instruksi secara resmi melalui surat keputusan (SK) Muhammadiyah tentang Penghimpunan Dana Infak Salat Jumat di seluruh lingkungan masjid Persyarikatan Muhammadiyah.
Sebagai respons atas situasi pascabencana yang tengah melanda Indonesia. Serta bagian dari semangat bersimpati dan berempati terhadap warga yang terdampak.
"Kita patut prihatin dan berduka cita atas musibah yang menimpa saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan di tempat lain yang tertimpa musibah," ujar Haedar Nashir dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12/2025).
Hari Jumat selama tiga pekan ke depan yakni tanggal 12, 19 dan 26 Desember, infak di Masjid Persyarikatan Muhammadiyah akan diarahkan untuk membantu korban di Sumatera.
Pelaksanaannya, dikoordinasikan melalui Lazismu dan Lembaga Resiliensi Bencana atau MDMC di semua tingkatan. Sehingga dapat terlaksana dengan terpadu dan terkoordinasi yang baik.
“Bersamaan dan setelah itu dilakukan pelaporan penghimpunan dan penyaluran dana tersebut dengan sebaik-baiknya kepada pimpinan persyarikatan di atasnya,” bebernya.
Haedar, sapaan akrabnya, juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
Impelementasinya dengan membantu meringankan beban kepada mereka yang terdampak musibah.
"Mari kita Fastabiqul Khairat mengeluarkan dana infak tersebut seoptimal mungkin. Karena itulah yang dapat kita lakukan,"pesannya.
Terpisah, Pengurus Takmir Masjid Al Hasani Bendosari Dwi Riyanto mengatakan, akan melaksanakan instruksi dari PP Muhammadiyah tersebut.
Mulai Jumat pekan ini, infak yang terkumpul dari jemaah maupun kegiatan masjid akan didonasikan untuk korban bencana.
"Tak hanya infak ibadah Jumat, tapi infak dari santri TPA Al Hasani Bendosari juga kami serahkan kepada ketua takmir masjid dalam rangka TPA Al Hasani peduli warga terdampak banjir," ucap laki-laki yang kesehariannya mengajar santri TPA di kampung tersebut.
Infak dari para santri terkumpul senilai Rp 600 ribu yang dikumpulkan dari kolektif infak para santri dan infak harian saat TPA.
Donasi tersebut akan digabungkan dengan infak Jumat yang dikelola takmir Masjid Al Hasani dalam mekanisme penyerahan bantuannya.
"Nanti masih ditambah kelompok pengajian ibu-ibu malam Rabu, jadi memang semua elemen warga tergerak membantu. Bukan tentang nominal, tetapi semangat berbagi dan ketulusan," imbuhnya. (oso/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita