RADAR JOGJA – Puluhan resepsi pernikahan berantakan akibat dugaan penipuan wedding organizer (WO) Ayu Puspita.
Hingga Senin (8/12/2025), total 87 laporan telah masuk ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara dari berbagai wilayah Jabodetabek.
Kasus ini mencuat setelah seorang perias pengantin mengunggah laporan lewat akun TikTok tentang dua resepsi yang bermasalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara pada Sabtu (6/12/2025).
Unggahan tersebut viral dan memicu para pengantin lain angkat suara.
Kolom komentar pun dipenuhi laporan dari korban yang mengalami kejadian serupa.
Mereka kemudian membentuk grup WhatsApp untuk mengumpulkan bukti dan menyamakan informasi.
Berdasarkan laporan para korban, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Banyak di antaranya mengaku catering tidak datang, dekorasi tidak sesuai, hingga venue tidak disiapkan.
Korban WO Ayu Puspita tersebar di Cileungsi, Bogor, Cimanggis, Bekasi, dan sejumlah daerah lain.
Dalam konferensi pers, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Sukaha menjelaskan bahwa calon pengantin dijanjikan paket pernikahan tetapi realisasinya jauh dari kesepakatan.
Salah satu korban berinisial SO mengatakan, “Saat hari resepsi, pihak WO sama sekali tidak menyiapkan fasilitas yang telah disepakati.”
Sempat terjadi kerumunan sekitar 200 warga yang mendatangi rumah terlapor.
Polisi kemudian turun tangan untuk meredam massa agar situasi tetap kondusif.
Saat ini, Ayu Puspita dan empat stafnya telah diamankan.
Penyidik tengah mendalami bukti-bukti dan melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum mereka. (Alena Mutiara)
Editor : Meitika Candra Lantiva