KULON PROGO - Kecelakaan lalu lintas melibatkan pikap dan truk terjadi di Jalan Daendels, Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Senin (24/11/2025).
Insiden itu, menyebabkan satu penumpang pikap meninggal dunia.
Pengemudi Truk AB 8554 JC Wiranto mengatakan, awalnya, truk yang dikemudikannya berjalan dari arah timur ke barat di Jalan Deandels.
"Jalannya cukup pelan kalau saya sekitar 20 km/jam, tiba ada bunyi keras dan truk saya terdorong," ucap Wiranto, saat ditemui awak media di lokasi kejadian, Senin (24/11).
Wiranto menyampaikan, truknya memuat batu kerikil dan berjalan lambat.
Sekitar pukul 13.30 WIB, pikap Mitshubishi L300 AB 8109 B yang dikendarai Aditya Devangga,25, dan berisi satu penumpang melaju dari arah timur ke barat.
Melaju tak terkendali, pikap menabrak bagian belakang truk yang dikendarai Wiranto hingga bodi bagian depan ringsek.
Pihaknya langsung melaporkan kejadian ke kepolisian.
Sementara itu, Kordinator Pos Basarnas Kulon Progo Satrio Wicaksno membenarkan kejadian laka lantas tersebut.
Menurut laporan kepolisian sementara, pikap dan truk sama-sama melaju dari sisi timur ke barat.
Sesampai lokasi pikap hendak menyalip truk, karena berjalan pelan.
Nahasnya, kecepatan tinggi justru membuat pikap kesulitan bermanuver dan menyebabkan tabrakan.
Pikap menabrak bagian belakang truk, hingga menyebabkan terpental dengan bagian kendaraan yang ringsek.
Pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.00 WIB.
Sesampai dilokasi, terdapat dua korban yang masih terjepit di dalam pikap.
Lantaran, bodi pikap rusak berat akibat menghantam bagian belakang truk.
"Satu berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke rumah sakit, sedangkan satu orang terjepit jadi kami evakuasi," ungkapnya.
Seto menjelaskan, satu korban terjepit berhasil dievakuasi sekitar pukul 14.40 WIB.
Evakuasi tergolong sulit karena kerusakan bodi bagian depan cukup parah.
Pantauan Radar Jogja di lokasi, kejadian tersebut menyebabkan arus kendaraan tersendat.
Beberapa truk ekspedisi terpaksa, menunggu hingga setengah jam.
Lantaran, proses evakuasi memakan seluruh badan jalan.
Saat ini, pihak kepolisan masih melakukan penyelidikan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva