Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Minim Latihan Resmi di Stadion Sultan Agung Bantul, Pelatih Van Gastel Berikan Penjelasan

Fahmi Fahriza • Senin, 17 November 2025 | 01:09 WIB
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel

JOGJA - Hingga pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026 muncul fenomena menarik terkait rutinitas latihan PSIM Jogja. Tim besutan Jean Paul van Gastel tercatat sangat jarang melakukan official training (OT) atau latihan resmi di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, yang menjadi homebase Laskar Mataram pada musim ini.


Dari lima laga kandang yang sudah dilalui di SSA, PSIM hanya sekali melakukan sesi OT di SSA, yakni pada H-1 pertandingan perdana kandang. Padahal secara regulasi, klub diperbolehkan melaksanakan latihan resmi di stadion tempat laga digelar.


Mengacu pada Regulasi Kompetisi BRI Super League 2025/2026, Pasal 34 Nomor 2 tentang Lapangan Permainan disebutkan lapangan permainan tidak boleh dipergunakan untuk aktivitas dan kegiatan selain latihan resmi sejak 48 jam sebelum kick-off pertandingan. Kecuali terdapat pertandingan BRI Super League lainnya atau kompetisi lain yang diselenggarakan oleh PSSI dan/atau I.League.


Kemudian, Pasal 35 Nomor 1 mengenai latihan resmi atau official training di stadion mengatur setiap klub diperbolehkan menggelar OT pada H-1 pertandingan dengan durasi maksimal satu jam, menyesuaikan kondisi lapangan dan cuaca. Klub tamu mendapat prioritas pemilihan waktu.
Saat dikonfirmasi, Van Gastel mengungkapkan alasan utama dirinya memilih tidak berlatih di SSA secara rutin. Menurutnya, jarak dari Kota Jogja ke Bantul menjadi salah satu pertimbangan yang tidak bisa diabaikan. "Saya tidak ada rencana latihan di SSA, karena jaraknya terlalu jauh," ucapnya sambil berkelakar, Minggu (16/11).


Pelatih asal Belanda itu menambahkan, sejauh ini PSIM sudah memiliki sejumlah opsi lapangan lain yang dinilai sudah cukup memadai untuk kebutuhan latihan harian. "Kami bisa latihan di Mandala Krida atau di YIS. Dua lokasi itu kami rasa juga sudah cukup," lanjutnya.


Meski jarang memanfaatkan SSA untuk latihan resmi, Van Gastel menegaskan dirinya tetap mengapresiasi upaya manajemen PSIM yang serius memperbaiki berbagai aspek di stadion itu. Namun ia menilai, kehadiran tim di SSA cukup dilakukan saat pertandingan.


"Saya tahu bagaimana kondisi stadion di Bantul seperti apa dan saya merasa tidak perlu berlatih di sana setiap saat," ujarnya.


Van Gastel juga mengingatkan pada masa pramusim, PSIM telah beberapa kali menggunakan SSA untuk uji coba maupun sesi latihan. Bahkan pada laga kandang pertama musim ini, ia juga menggelar official training di stadion itu. "Kami sudah latihan di sana saat pertandingan kandang pertama. Saya rasa hal itu sudah cukup," tandasnya. (iza/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#regulasi #Van Gastel #pertandingan #stadion #uji coba #Super League #Belanda #latihan #pemain #Laskar Mataram #kandang #SSA #pelatih #PSIM Jogja